Home >> Hukum Kriminal >> TNI AL Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan BBM
TNI AL berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 250 ton bahan bakar minyak (BBM) di laut Natuna

TNI AL Berhasil Gagalkan Upaya Penyelundupan BBM

Beritalamongan.com – Laut menjadi salah satu jalur favorit penyelundupan berbagai barang illegal. Apalagi Negara maritime seperti Indonesia, luasnya laut banyak dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mendatangkan atau pun mengirim barang yang tidak dilengkapi dengan surat – surat yang resmi. Namun berkat kesigapan para prajurit Tentara Nasional Indonesia khususnya TNI AL, banyak aksi penyelundupan lewat jalur laut yang digagalkan. Seperti yang terjadi pada Selasa kemarin (11 / 8 / 2015), diberitkan TNI AL berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 250 ton bahan bakar minyak (BBM) di laut Natuna.

Menurut Kolonel M Zainudin, Kepala Dinas Penerangan TNI AL, aksi penyelundupan tersebut merupakan hasil temuan KRI Sllas Parepare-386.

“KRI Silas Parepare berhasil mengamankan kapal pengangkut 250 ton BBM di perairan Natuan,” kata Zainudin.

Kapal pengangkut BBM yang menggunakan nama MT MASCOT II berbendera Mongolia tersebut berangkat dari Vietnam menuju garis luar pelabuhan yang memiliki jarak 140 neutical mile (NM) bagian barat Ranai, Natuna.

Ketika dilakukan pemeriksaan, seluruh awak kapal tidak bisa menunjukan dokumen resmi terkait barang bawaan yang sedang mereka angkut.

“kapal tersebut dari Vietnam menuju Out Port Limid (OPL) yang berjarak sekitar 140 NM bagian barat Ranai, Natuna. Setelah dilakukan pemeriksaan, nahkoda dan seluruh anak buah kapal tidak bisa menunjukan dokumen resmi,” tambahnya.

Karena tidak bisa menunjukan dokumen yang sah, kapal pengangkut BBM tersebut kemudian dikawal oleh prajurit TNI AL menuju Pangkalan Angkatan Laut Ranai guna pemeriksaan lebih lanjut. Pagi tadi, Rabu (12 / 8 / 2015), kapal penyelundup BBM di perairan Natuan telah menepi.

“pagi tadi, kapal tersebut telah menepi ke Ranai,” ujarnya.

Selain berhasil menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan lewat jalur laut, sebelumnya TNI AL juga telah menenggelamkan banyak kapal asing yang mencari ikan di perairan Indonesia. Sikap tegas tersebut membuat banyak nelayan tersenyum bahagia karena mereka akhirnya bisa mengeruk hasil bumi asli dari tanah air tercinta. Selama ini memang begitu banyak kapal asing yang tanpa izin mencari ikan di perairan Indonesia hingga mengakibatkan para nelayan tradisional tidak bisa mendapatkan ikan yang banyak karena sudah terlebih dahulu diambil oleh kapal asing.

Leave a Reply