Home >> Hukum Kriminal >> Kaligis Makin Lama dalam Tahanan
OC Kaligis ditahan atas dugaan kasus suap terhadap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan

Kaligis Makin Lama dalam Tahanan

Beritalamongan.com – Meski diwarnai ketidakpuasan dari pihak kaligis atas penangkapan terhadap pengacara kondang tersebut, namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap bersikukuh untuk melakukan penahanan terhadap OC Kaligis. Ayahanda artis cantik Velove Vexia itu ditahan atas dugaan kasus suap terhadap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. Berkas perkara tersebut kini telah dilimpahkan ke penuntutan. Sementara masa tahanan Kaligis diperpanjang hingga 20 hari ke depan.

Kuasa hukum OC Kaligis, Johnson Panjaitan mengatakan perpanjangan masa penahanan Kaligis oleh Jaksa penuntut umum per hari ini ditambah menjadi 20 hari.

“perpanjangan penahanan oleh JPU per hari ini. perpanjangan untuk 20 hari berada di tangan jaksa,” ujar Johnson di Gedung KPK pada Selasa (11 / 8 / 2015).

Namun Johnson menuturkan bahwa klienya, Kaligis, menolah untuk menandatangi surat perpanjangan atas penahanan dirinya. Begitu pola dengan penolakan untuk menandatangani berkas perkara ke penuntutan. Sejak awal Kaligis memang sudah tidak bersedia menandatangi surat – surat yang telah disodorkan oleh KPK.

“Pak OCK tidak bersedia tanda tangan, begitu juga dengan kami,” tegasnya.

Terhitung sejak 14 Juli 2015 lalu, OCK atau OC Kaligis telah ditangkap dan ditahan oleh KPK. OCK resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus suap terhadap hakim dan panitera PTUN Medan.

Atas dugaan suap yang dilakukan olehnya tersebut, OCK terjerat Pasal 6 Ayat (1) Huruf a dan Pasal 5 Ayat (1) Huruf a atau b, Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 Ayat (1) juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP.

Penangkapan dan penetapan tersangka terhadap Kaligis ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK. Sebelumnya, KPK berhasil menangkap anak buah Kaligis, Gerry, Ketua PTUN Medan, Tripeni Irianto Putro, dua Hakim PTUN Amir Fauzi dan Dermawan Ginting dan Pantiera Sekretaris PTUN Medan, Syamsir Yusfan.

Kelima orang tersebut kemudian langsung ditetapkan sebagai tersangka. Menyusul kemudian pasangan suami istri Gubernur Sumatera Utara, Gatog Pujo Nugroho dan Evy Susanti.

Leave a Reply