Home >> Berita Jatim >> Bocah Asal Surabaya Tewas Disambar Kereta
bocah SD tewas usai tersambar kereta api

Bocah Asal Surabaya Tewas Disambar Kereta

Beritalamongan.com – Rel double track menjadi salah satu perlintasan kereta api yang sangat rawan terjadi kecelakaan. Kereta bisa saja datang dari rel yang satu bisa juga datang dari rel yang lain. Oleh sebab itu, ketika hendak menyeberang rel double track dibutuhkan kewaspadaan ganda sebelum memutuskan untuk melintas di atasnya. Jangan mengira track sudah aman bila satu jalur bebas dari kereta. Bisa jadi kereta bisa datang dari jalur lain sehingga tidak ada waktu yang cukup untuk menghindarinya.

Seperti kejadian yang menimpa bocah SD kels IV di Surabaya. Seorang bocah 9 tahun yang bernama Ahmad Rafli tewas disambar kereta api di jalan Juwingan, Ngagel, Surabaya pada Jumat (7 / 8 / 2015).

Saat itu korban bersama kakak dan teman – temanya hendak pergi ke pasar Pucang. Untuk menuju tempat tersebut, mereka harus melintasi rel kereta api Juwingan yang merupakan lintasan kereta api double track.

Ketika mereka akan menyeberang, ada kereta yang melintas dari arah timur. Mereka pun menghentikan langkahnya dan menunggu kereta melintas. Setelah kereta tersebut lewat, korban langsung berlari. Namun tanpa ia sadari, dari track yang satunya melintas kereta yang lain.

Kakak korban beserta teman – temanya langsung berteriak dan berusaha menarik tangan korban. Akan tetapi semuanya sudah terlambat. Kereta api yang sudah terburu melintas dengan kecepatan tinggi menyamber tubuh korban. Kereta Api Sancaka rute Jogja – Surabaya itu menghantam tubuh korban dan membuatnya terpental hingga beberapa meter. Dan di saat itu pun korban langsung tewas di lokasi kejadian.

Mendengar berita tewasnya sang putra disambar kereta api, keluarga korban segera menuju ke lokasi. Keluarga tampak sangat histeris ketika melihat jasad korban yang sudah tidak bernyawa lagi. Mereka menangis tanpa henti.

Menurut AKP I Gede Made, Kanit Reskrim Polsek Gubeng, saat kejadian memang tengah ada kereta api yang melintas dari arah timur. Mengetahui ada kereta api yang melintas, mereka kemudian berhenti dan menunggu kereta lewat. Namun sayangnya, korban yang kurang hati – hati segera berlari tanpa menyadari ada kereta lain yang juga sedang melintas di jalur yang satunya. Tubuh korban langsung tersambar kereta api dan terpental. Korban pun langsung tewas di lokasi kejadian.

Leave a Reply