Home >> Hukum Kriminal >> Kasus Pembunuhan Sekretaris Dirut XL Terungkap
kasus pembunuhan Sekretaris Dirut XL, Hayriantira (37) akhirnya berhasil diungkap oleh Polda Metro Jaya

Kasus Pembunuhan Sekretaris Dirut XL Terungkap

Beritalamongan.com – kasus pembunuhan Sekretaris Dirut XL, Hayriantira (37) akhirnya berhasil diungkap oleh Polda Metro Jaya. Kasus tersebut berhasil diungkap setelah petugas menemukan mobil korban di rumah Andy Wahyudi (38). Dikethaui, Andy Wahyudi alias AW adalah teman dekat atau pacar korban.

Kombes Pol Krishna Murti, Dirkrimum Polda Metro Jaya mengungkapkan korban dibunuh pada Oktober 2014 lalu di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat. Kasus pembunuhan terhadap Sekretaris Dirut XL ini berhasil diungkap setelah polisi menemukan mobil korban berada di rumah AW.

Kepada polisi, keluarga korban pernah mengatakan bahwa Rian, panggilan Hayrianti, memiliki teman dekat yang bernama Andy Wahyudi alias AW. Diketahui, AW bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang alat kesehatan yang berada di Jatibening, Bekasi.

Petugas kepolisian kemudian melakukan penelusuran hingga ke rumah AW dan di sanalah petugas kemudian menemukan mobil korban.

“kami ke rumah AW dan melihat ada mobil korban di rumahnya,” kata Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5 / 8 / 2015).

Kemudian, penyidik bersama dengan keluarga korban menanyakan kepada Andy tentang keberadaan Rian. Saat ditanya, AW mengaku tidak mengetahui keberadaanya. Perihal mobil tersebut memang dipakai olehnya.

“saat itu dia mengatakan tidak mengetahui keberadaan korban. Kalau mobil, memang dipakai olehnya,” kata AW.

Jawaban yang diberikan oleh AW tak lantas membuat petugas percaya begitu saja. Polisi kemudian menyelidiki dari mana mobil tersebut didapatkan hingga akhirnya penyelidikan petugas sampailah di sebuah showroom yang berada di kawasan Depok.

Setelah dicek, diketahui bahwa Bukti Pemilikian Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil tersebut telah diambil oleh AW. Anehnya, surat kuasa yang digunakan untuk mengambil BPKB mobil tersebut ternyata juga dipalsukan oleh AW.

Dalam pemeriksaan, awalnya AW tidak mengaku telah membunuh korban. Namun pada pertengahan Juli 2015 kemarin, AW akhirnya mengaku telah membunuh Rian.

“tersangka mengaku telah membunuh korban di Hotel Cipaganti, Garut, Jawa Barat pada 30 Oktober 2014 lalu,” ungkapnya.

Petugas yang melakukan pengecekan hingga Polres Garut terkait apakah ditemukan ada penemuan mayat di hotel dan tanggal tersebut dan ternyata memang ada. Ini berarti semuanya sudah berkesesuaian dan akhirnya AW ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Sekretaris Dirut XL.

Leave a Reply