Home >> Berita Jatim >> Said Aqil Kembali Memimpin PBNU
Terpilihnya kembali Said Aqil sebagai ketua umum PBNU

Said Aqil Kembali Memimpin PBNU

Beritalamongan.com – dalam Muktamar Nu yang digelar di Jombang, Jawa Timur pada tanggal 1 – 5 Agustus 2015 telah selesai dilaksanakan dan telah menghasilkan beberapa point penting salah satunya adalah pemilihan ketua umum Tanfidziyah PBNU periode 2015 – 2020. Dari hasil pemungutan suara yang telah dilakukan, terpilih KH Said Aqil Siraj sebagai ketua umum PBNU.

Menurut KH Ahmad Muzakki, pimpinan sidang pleno, KH Said Aqil Siraj berhasil mendapatkan 287 suara, KH As’ad Said Ali 107 suara, Gus Sholah 10, Hilmi Muhammadiyah 3, Gus Mus 1, Adnan 1dan Abstein 2.

Dari hasil pemungutan tersebut, hanya Said Aqil dan As’ad Said yang berhak maju ke putaran kedua. Namun kemudian As’ad Said mengundurkan diri. Dia mengaku kalah pintar dan kalah pengalaman dari Said Aqil.

“saya kalah pintar dan kalah pengalaman dari Aqil Said. Namun saya tetap bangga menjadi orang NU,” kara As’ad Said.

Dengan pengunduran diri oleh As’ad Said ini, otomatis Said Aqil terpilih kembali menjadi ketua umum PBNU untuk kali kedua. Terpilihnya kembali Said Aqil sebagai ketua umum PBNU juga disambut baik oleh muktamirin dan juga warga NU pada umumnya.

Ada beberapa hal yang akan menjadi fokusnya sebagai ketua umum PBNU untuk lima tahun mendatang. Di antaranya:

  1. Melanjutkan dan menguatkan kembali program pendidikan di semua tingkatan pendidikan.
  2. Revitalisasi asset NU yang belum kembali ke pangkuan
  3. Penerapan manajeman organisasi modern secara utuh tanpa meninggalkan para ulama
  4. Menggiatkan kembali kegiatan – kegiatan NU di semua tingkatan untuk kembali ke pesantren.

Untuk mencapai semua itu, Said Aqil akan merangkul terlebih dahulu semua pihak yang memiliki kompetensi yang ikut dalam Muktamar NU. Segenap muktamirin diajak bersama utnuk membangun NU supaya lebih baik lagi dengan tujuan agar NU bisa menjadi contoh Islam yang rahmatan lil alamin.

Selama lima hari berlangsungnya muktamar NU ke-33 di Jombang pada 1 – 5 Agustus 2015, sejumlah sekolah diliburkan demi kelancaran acara tersebut. Jalanan di sekitar tempat berlangsungnya muktamar tepatnya di sekitaran alun – alun Jombang juga dialihkan.

Leave a Reply