Home >> Nasional >> Kota Hujan Dilanda Kekeringan
warga Bogor melaksanakan salat minta hujan

Kota Hujan Dilanda Kekeringan

Beritalamongan.com – cukup aneh bila kita mendengar kota hujan mengalami kekeringan. Dalam gambaran, kota hujan harusnya memiliki intensitas hujan yang tinggi dan lahan yang basah namun fakta yang terjadi bertolak belakang. Bogor yang dikenal sebagai kota hujan kini telah masuk dalam tahap yang cukup memperihatinkan. Sebab, intensitas hujan yang berkurang ditambah musim kemarau yang sangat panas ini membuat sejumlah sumber mata air di Bogor mengering. Akibatnya 16 kecamatan kesulitan air bersih.

Budi Aksomi, Kepala Seksi Logistik dan Kedaruratan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengatakan ribuan warga dari 16 kecamatan di wilayah Bogor kesulitan air bersih. Banyak sumur warga yang mengering. Begitu juga dengan sumber mata air yang menjadi harapan warga juga banyak yang mengering.

Wilayah yang mengalami kekeringan paling parah adalah di kecamatan Cariu, Jonggol, Ciampea, Cibungbulang, Sukamakmur dan Babakanmadang. Kekeringan yang terus meluas ini membuat pihak terkait berupaya penuh memberikan bantuan kepada warga. Sejak kemarin, mereka telah memberikan bantuan persediaan air bersih ke sejumlah titik. Tujuh tangki air bersih mereka kirim guna menyuplai kebutuhan air bersih warga.

Kekeringan yang semakin parah ini membuat warga Bogor melaksanakan salat minta hujan. Mereka berkumpul dan berdoa bersama di tengah lapangan. Mereka memohon kepada yang maha Esa untuk menurunkan hujan di wilayah mereka.

Kekeringan yang melanda Bogor bahkan telah meluas hingga ke tengah kota. Dari pantuan, kekeringan telah terjadi hingga ke Istana Bogor yang mana banyak rumput di Istana yagn mengering.

Yang paling memperihatinkan adalah sumber air bagi warga yang juga turut mengering. Sejumlah sumber air di bogor seperti di Situgede, Mulyaharja, Sukadamai, Bogor Selatan, Bogor Barat dan Bogor Utara telah mengering. Kondisi ini sungguh sangat mengkhawatirkan pasalnya, musim panas tahun ini diprediksi akan berlansung lama. Bahkan diperkirakan musim panas 2015 akan berlangsung hingga desember. Beberapa menambahkan musim panas akan terjadi hingga Januari 2016.

Kondisi sulit ini tidak hanya terjadi di Bogor tetapi juga di daerah lain yang ada di pulau jawa. Seperti yang terjadi di Lamongan, Jawa Timur. Banyak sumber yang telah menyusut debit airnya bahkan di sejumlah titik sumber air telah mengering. Selain kesulitan air bersih, para warga yang sebagain besar adalah petani mengaku juga kesulitan untuk mengurus lahan pertanianya akibat kekeringan ini.

Leave a Reply