Home >> Berita Jatim >> Warga Pamekasan Kesulitan Air Bersih
kondisi yang sulit air bersih

Warga Pamekasan Kesulitan Air Bersih

Beritalamongan.com – musim kemarau yang diprediksi hingga Desember bahkan Januari nanti menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian masyarakat di negeri ini. Sebab, sejak awal musim kemarau datang hujan hampir tidak pernah turun lagi. Akibatnya banyak waduk, danau atau tempat cadangan air yang lain volume air yang ditampungnya menurun. Bahkan di beberapa daerah kekeringan sudah terjadi lebih awal. Seperti yang dialami oleh warga Dusun Sumber Anyar, Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Jawa Timur mengeringnya sumber mata air membuat mereka kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan untuk mendapatkan air bersih, mereka terpaksa mencarinya hingga ke pematang sawah.

Menurut penuturan salah satu warga Dusun Sumber Anyar, Nasihah, air yang ada di rumahnya sudah habis bahkan sejak awal musim kemarau tiba. Wanita tersebut terpaksa mencari air hingga ke sawah – sawah. Sisa air yang masih ada dia manfaatkan untuk mandi, mencuci dan juga untuk keperluan ibadah.

Persediaan air yang ada di pematang sawah tersebut volumenya tidak terlalu banyak. Sementara warga yang membutuhkan jauh lebih banyak. Tak jarang untuk mendapatkan air bersih dari pematang sawah, mereka harus berebut dengan yang lain. Mereka yang datang terlambat bisa – bisa tidak kebagian air bersih karena sudah habis duluan diambil oleh yang lain.

Beruntung di suasana lebaran ini, tidak banyak warga yang mengambil air dari pematang sawah tersebut. Jadi, Nasihah masih bisa mencukupi kebutuhan air bersihnya setiap hari.

Namun sangat disayangkan atas apa yang terjadi. Nasihah mengungkapkan bahwa kondisi yang sulit air bersih tersebut belum mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Bahkan diakuinya, desanya sering lupu dari sentuhan pemerintah. Mereka tidak mendapatkan bantuan air bersih dari pihak terkait.

“tidak pernah dapat bantuan air bersih dari pemerintah. Dulu pernah mendapatkan bantuan tapi dari wartawan,” ujar Nasihah.

Selain untuk kebutuhan sehari – sehari, warga pamekasan juga kesulitan air untuk tanaman yang ada di sawah mereka. Selain tembakau, para petani yang melakukan tanam padi juga terancam gagal panen dikarenakan sumber mata air di pamekasan sudah banyak yang mengering akibat cuaca panas dan tidak pernah turunya hujan.

Leave a Reply