Home >> Gaya Hidup >> Kesehatan >> 5 Tanda Wanita dalam Masa Subur
5 Tanda Wanita dalam Masa Subur

5 Tanda Wanita dalam Masa Subur

Beritalamongan.com – selain biasanya rutin mengalami datang bulan, wanita ternyata juga mengalami masa subur. Masa subur tersebut terjadi sekali dalam sebulan. Saat mengalami masa subur, sel telur akan dikeluarkan dari ovarium dan menuju tuba falopi. Saat itulah sel telur telah siap untuk dibuahi. Hormone yang bergejolak ternyata juga mempengaruhi otak, tubuh dan perilaku wanita.

Carol Gnatuk, MD, asisten professor obstetric dan ginekologi mengatakan, “hormone tidak hanya mempengaruhi organ – organ reproduksi tetapi juga mempengaruhi seluruh tubuh. Bahkan pikiran, perilaku dan juga penampilan berubah selama proses ovulasi tersebut.”

Jika anda ingin tahu tanda – tanda pasangan atau wanita sedang berada dalam masa subur, di bawah ini 5 tanda wanita dalam masa subur:

  1. Wajah terlihat memerah

Ketika wanita dalam masa subur, hormone estrogen mengalami peningkatan dan menyebabkan pembuluh darah melebar. Ketika pembuluh darah melebar di dekat kulit, maka kulit akan terlihat lebih bersinar. Dari studi yang diterbitkan dalam jurnal Plos One, kulit wajah wanita akan terlihat sedikit kemerehan di saat mereka akan mengalami dan sedang berada dalam masa subur.

  1. Merasa lebih riang

Ketika dalam masa subur atau ovulasi, libido seorang wanita akan naik. Hal ini secara tidak sadar membuat wanita merasa lebih riang. Begitu juga soal seks, riset menemukan wanita memimpikan lebih mengenai seks di saat paruh pertama siklus menstruasi atau ketika saat akan menuju ovulasi.

  1. Tertarik pada satu pria

Bukan hanya mood yang muncul ketika wanita mengalami ovulasi tetapi juga ketertarikan yang lebih pada pria. Dari hasil studi, wanita cenderung memilih dan memperhatikan pria yang menarik selama masa subur.

  1. Indera lebih sensitive

Dari studi yang dilakukan pada tahun 2013, penciuman wanita lebih peka ketika mereka dalam masa ovulasi. Wanita juga lebih peka terhadap bahaya yang mengancam diri dan keturunanya.

  1. Menghindari kerabat pria

Ketika berada dalam masa subur, menurut studi UCLA 2010, wantia menghindari komunikasi dengan kerabatnya bahkan ayahnya sendiri. Para peneliti berspekulasi, mereka lebih baik menghindari kerabat pria dari kemungkinan inces.

Menurut Dr. Gnatuk, “ayah biasanya melarang anda untuk keluar dengan pria. Di masa ovulasi anda sebenarnya lebih menginginkan melakukan hal tersebut.”

Leave a Reply