Home >> Peristiwa >> Belasan Penumpang Tewas, Sopir Bus Mengaku Tidak Tahu

Belasan Penumpang Tewas, Sopir Bus Mengaku Tidak Tahu

Beritalamongan.com – Bus PO Rukun Sayur dengan nomor polisi AD 1543 CF mengalami kecelakaan di ruas jalan Tol Palilmanan – Kanci kilometer 202 Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Pada musibah kecelakaan tunggal tersebut belasan penumpang tewas. Penumpang lainya mengalami luka – luka termasuk sang sopir bus maut tersebut. Namun usai kecelakaan, dengan kondisi tangan patah sang sopir melarikan diri.

Kepada petugas sang sopir bus maut PO Rukun Sayur mengaku bahwa dia bukanlah sopir resmi bus tersebut. Kasatlantas Polres Karanganyar, Ajun Komisaris Polisis (AKP) Bambang Erwadi mengatakan Sularno, sopir bus yang mengalami kecelakaan, adalah kernet bus yang menggantikan Sutarjo, sopir resmi bus PO Rukun Sayur. Dia mengaku diminta menggantikan karena Sutarjo mengantuk.

“Sularno hanyalah kernet. Sularno menggantikan sopir resmi yang mengantuk, Sutarjo,” ungkap AKP Bambang.

Parahnya lagi, sopir pengganti bus maut tersebut ternyata tidak memiliki SIM. Meskipun demikian, Sularno ternyata berani membawa bus tersebut. Bahkan menurutnya baru kali ini dia berani membawa bus di luar jurusan Solo – Tawangmangu. Dia sendiri juga tidak tahu di mana pergantian itu dilakukan. Karena diminta sang sopir resmi yang mengantuk dia juga akhirnya yang membawa bus tersebut.

Benar saja, pengalaman yang tidak cukup dimilikinya akhirnya membuat bus yang dikemudikanya mengalami kecelakaan. Usai kecelakaan, Sularno langsung melarikan diri dengan alasan takut diamuk massa. Jika dibilang melarikan diri, Sularno membantahnya. Dia hanya mencari tempat untuk bersembunyi sejenak dan jika keadaan sudah tenang dia akan menyerahkan diri.

Dengan menyusuri gorong – gorong, Sularno tiba di sebuah perkampungan. Saat petugas menanyakan nama kampung tersebut, Sularno sendiri juga tidak tahu apa nama kampung itu. Tiba di perkampungan itu, dia hanya menanyakan ke pada warga kemana arah menuju terminal.

Terkait dengan bus yang baru saja dikemudikanya mengalami kecelakaan, Sularno mengaku juga tidak tahu bahwa belasan penumpang yang meninggal. Dia hanya tahu bus yang dibawanya mengalami kecelakaan itu saja.

Dari hasil pemeriksaan psikis yang dilakukan oleh petugas, diketahui sopir pengganti bus maut tersebut tidak mengalami gangguan psikis. Dia tampak tenang memberikan keterangan kepada petugas.

Sejumlah penumpang yang mengalami luka – luka termasuk sopir resmi bus PO Rukun Sayur tengah menjalani perawatan. Demikian juga dengan Sularno, dia mengalami patah tangan kanan usai kecelakaan maut tersebut.

Leave a Reply