Home >> Umum >> Berkendara Aman di Belakang Mobil
Berapa jarak aman berkendara antar kendaraan?

Berkendara Aman di Belakang Mobil

Beritalamongan.com – di momentum mudik lebaran seperti sekarang ini, jumlah volume kendaraan baik dari motor maupun mobil di jalan raya dipastikan akan semakin meningkat. Ini artinya tingkat kepadatan kendaraan akan semakin tinggi. Jarak dari satu kendaraan dengan kendaraan lain bisa jadi sangat rapat. Mengatur kecepatan sangatlah penting agar bisa mengimbangi arus yang ada. Tetapi yang perlu diingat adalah tetap untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

Berapa jarak aman berkendara antar kendaraan?

Menurut teori defensive driving, jarak aman berkendara di belakang mobil adalah tiga detik. Ada dua alasan kenapa tidak menggunakan perhitungan meter tetapi lebih menggunakan waktu. Alasan yang pertama adalah waktu relative dapat disesuaikan dengan kecepatan kedua kendaraan yang bergerak. Alasan yang kedua adalah ada kaitanya antara proses pengereman dengan keamanan dan kenyamanan dalam waktu tiga detik tersebut.

Menurut Rifat Sungkar, butuh waktu 0,5 detik damapi satu detik otak memberikan perintah kepada kaki untuk melakukan pengereman. Mekanisme kerja system pengereman setelah pedal rem diinjak butuh waktu 0,5 detik sampai satu detik untuk memperlambat putaran roda. Waktu yang sama juga dibutuhkan dari proses pengereman sampai mobil berhenti. Jadi menurut Rifat ideal untuk melakukan seluruh proses pengereman adalah tiga detik.

Mendahului

Ketika berkendara di jalan raya, salah satu yang harus diperhatikan adalah saat mendahului kendaraan lain di depan. Bukan hanya melihat soal aman tidaknya mendahului kendaraan di depan, tetapi juga melihat jarak aman dari dua kendaraan.

Begitu pengemudi memosisikan secara tiba – tiba kendaraanya di antara dua kendaraan lain yang telah menjaga jarak aman berkendara, maka kehadiran tersebut bisa mempengaruhi hitungan jarak aman berkendara. Apalagi jika mendadak pengemudi di depan melakukan pengereman maka kendaraan yang ada di belakang tidak akan ada kesempatan untuk melakukan pengereman yang aman. Hal tersebut bisa memicu kecelakaan beruntun di jalan raya.

Kondisi lalu lintas yang padat seperti sekarang ini memang menuntut para pengguna jalan untuk selalu berhati – hati ketika memacu kendaraanya di atas aspal. Jangan hanya karena ingin segera pulang kampung, keselamatan diri dan keselamatan pengguna jalan lain jadi terabaikan. Tetap patuhi peraturan di jalan dan taat lalu lintas supaya perjalanan selamat sampai tujuan.

Leave a Reply