Home >> Gaya Hidup >> Kesehatan >> Penyakit Mematikan dari Dalam Perut
AAA merupakan salah satu penyakit mematikan di perut

Penyakit Mematikan dari Dalam Perut

Beritalamongan.com – kebanyakan orang berspekulasi kematian mendadak selalu disebabkan oleh serangan jantung. Padahal kenyataan sesungghnya, selain serangan jantung masih terdapat beberapa penyakit mematikan lain yang berasal dari dalam tubuh manusia salah satunya adalah aneurisma aorta abdominal (AAA). AAA merupakan salah satu penyakit mematikan di perut.

AAA merupakan kelainan pada pembuluh darah yang menyebabkan pembesaran pembuluh darah aorta abdominal atau pembuluh darah utama yang ada di perut. Kelainan ini tidak menimbulkan gejala atau pun rasa sakit di perut. Tapi tanpa disadari oleh pasien, pembesaran pembuluh darah aorta abdominal ini bisa pecah dan menyebabkan pendarahan hebat di perut.

Ketika pembuluh darah di perut tersebut pecah, pasien akan mengalami gejala yang mirip dengan orang yang mengalami pendarahan seperti rasa nyeri, pucat hingga pingsan. Gejala paling buruknya tentu bisa menyebabkan kematian mendadak.

Menurut Alexander Jayadi, dokter spesialis bedah vaskuler, mengatakan AAA bisa mendadak pecah dan menyebabkan pendarahan hebat di perut. Kebanyakan kasus AAA terdiagnosa setelah mengalami pecah.

“AAA disebut silent killer karena baru terdiagnosa setelah mengalami pecah,”ujar dokter Alex.

Hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti penyebab AAA. Namun ada indikasi yang kuat hipertensi, kencing manis, merokok dan kolesterol tinggi adalah factor pemicunya. Alex menambahkan bagi mereka yang memiliki factor resiko AAA sebaiknya melakukan skrining untuk mengetahui kondisi di pembuluh darah di perutnya. Diagnosa awal paling tidak bisa meminimalisir resiko yang lebih buruk saat pembuluh darah di perut tersebut pecah.

Kasus AAA terjadi ketika ruas pembuluh darah abdominal mengalami penggelembungan akibat dinding aorta yang melemah. Secara tidak sadar, diameter ruas pembuluh darah abdominal tersebut semakin lama semakin membesar. Akibatnya pembuluh darah tersebut bisa pecah secara tiba – tiba. Memang tidak ada gejala atau pun rasa sakit apa pun ketika pembuluh darah tersebut membesar. Tetapi ketika sudah pecah maka pasien baru akan merasakan semua gejala pendarahan tersebut.

Alex mengungkapkan dalam satu tahun terjadi sekitar 45 kasus AAA di Jakarta. Pasien kebanyakan adalah pria yang sudah usia lanjut.

Leave a Reply