Home >> Berita Jatim >> Bupati Banyuwangi Gelar Doa Bersama Terkait Aktivitas Gunung Raung yang Masih Tinggi
erupsi gunung Raung

Bupati Banyuwangi Gelar Doa Bersama Terkait Aktivitas Gunung Raung yang Masih Tinggi

Beritalamongan.com – Kondisi terakhir melaporkan aktivitas gunung Raung masih tinggi. Akibat Erupsi dari gunung Raung, langit Banyuwangi terselimuti oleh debu vulkanik. Kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan masyarakat. Sebab, jika debu tersebut terhirup ke dalam saluran pernapasan bisa menimbulkan berbagai gangguan system pernapasan. Begitu pun jika terkena mata, akan timbul iritasi yang membuat mata merah.

Selain itu debu vulkanik juga mengganggu aktivitas sejumlah penerbangan. Akibatnya banyak jadwal penerbangan yang tertunda. Aktivitas kehidupan masyarakat juga semakin sulit karena erupsi gunung tersebut.

Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Banyuwangi turut prihatin. Pada jumat malam kemarin (10 / 7 / 2015), Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi menggelar doa bersama saat berbuka puasa bersama sejumlah pengurus partai politik di pendopo Shaba Swagat Blambangan. Doa bersama tersebut terkait aktivitas gunung Raung yang masih tinggi hingga saat ini.

“kami memohon keselamatan bagi Banyuwangi serta masyarakat yang terdampak langsung erupsi gunung Raung dan kami juga memohon agar aktivitas gunung Raung kembali normal,” ujar Anas.

Anas juga berharap agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi beserta Camat dan petugas puskesmas segera membagikan masker kepada masyarakat. Sebab, debu vulkanik dari gunung Raung yang turun semakin tebal.

Dia meminta agar camat yang berada di wilayah yang berbatasan langsung dengan gunung Raung segera berkoordinasi dan memastikan semua peralatan dan kebutuhan untuk evakuasi sudah siap apabila dibutuhkan sewaktu – waktu.

Untuk persiapan penanggulangan erupsi gunung Raung, kepala BPBD Banyuwangi, Kusiyadi, mengaktu telah mendirikan posko di empat kecamatan yang terdampak langsung erupsi gunung Raung. Empat kecamatan tersebut antara lain Songgon, Sempu, Kalibaru dan Glenmore.

Menurut Kusiyadi ada 17 dusun dari 10 desa di empat kecamatan yang berdampak langsung dengan erupsi gunung Raung. Namun hingga saat ini masih belum dilakukan evakuasi terhadap warga.

Mengingat masih tingginya aktivitas dari gunung Raung, masyarakat diharapkan untuk mempersiapkan masker untuk mengantisipasi dampak dari debu vulkanik yang turun dan sudah menyebar ke seluruh Banyuwangi.

Leave a Reply