Home >> Umum >> Makanan Pemicu Berat Badan Naik Saat Puasa
penyebab berat badan naik saat puasa

Makanan Pemicu Berat Badan Naik Saat Puasa

Beritalamongan.com – Kebanyakan orang ketika berpuasa akan mengalami penurunan berat badan. Lemak yang sebelumnya bertumpuk di beberapa bagian tubuh, karena berpuasa bisa membuat lemak tersebut luntur sehingga tubuh terlihat lebih langsing. Tetapi, ada pula yang menjalankan puasa berat badanya semakin naik. Bahkan lemak – lemak semakin menumpuk di tubuhnya. Kondisi tersebut memang jarang dialami oleh orang yang berpuasa tetapi kondisi tersebut sangat mungkin dialami. Terutama bagi mereka yang mengkonsumsi makanan pemicu berat badan naik saat puasa.

Menurut Kurniasih Ageng Pratiwi, Nutrisionis, “penyebab berat badan naik saat puasa karena dipicu oleh beberapa jenis makan. Makanan pemicu berat badan tersebut antara lain makan yang berminyak, berlemak dan terlalu manis.”

Jenis makanan pemicu berat badan di atas merupakan bagian dari menu yang sering kali disantap ketika berbuka puasa. “berbukalah dengan yang manis” ungkapan tersebut sudah menjadi tradisi ketika waktu berbuka tiba. Beberapa minuman manis seperti es teh manis dan es buah kerap mengisi meja makan saat berbuka.

Begitu pun dengan makanan berminyak. Menu gorengan sudah seperti bagian dari menu baik saat buka maupun sahur yang sulit untuk dipisahkan. Makanan yang digoreng seperti pastel, tahu, tempe, bakwan dan lain sebagainya adalah bagian dari daftar menu yang selalu hadir di atas piring.

Makanan berlemak dan bersantan juga menjadi bagian dari menu yang tidak pernah ketinggalan. Kolak adalah makanan yang selalu disajikan dengan santan. Rasa yang gurih dari santan dan manis dari gula berpadu menjadi rasa yang mampu mengobati dahaga setelah seharian berpuasa. Dan tak tanggung – tanggung, kolak biasanya bisa dihabiskan lebih dari satu mangkok setiap orangnya.

Makan makanan pemicu berat badan diatas jika masih dalam takaran normal maka akan tetap aman – aman saja. Tetapi jika sudah dikomsumsi secara berlebihan maka dampak yang paling terlihat adalah bentuk tubuh yang semakin bulat selama berpuasa.

Makan makanan gorengan memang sulit untuk dihindari. Tetapi ada cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir dampak makanan gorengan pemicu kegemukan. Caranya, cukup makan satu buah gorengan saja. Gunakan tisu makan atau kertas makanan yang bisa menyerap minyak untuk mengurangi minyak dari gorengan tersebut.

Kemudian memperbanyak konsumsi air putih dan buah segar. Serat dalam buah bisa mengikat lemak dari gorengan atau pun makanan bersantan. Lemak yang tertimbun lama di dalam system pencernaan bisa merusak kinerja system pencernaan dan bisa mnejadi lemak jahat yang memicu kegemukan.

Leave a Reply