Home >> Hukum Kriminal >> Hujan Teriakan di Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuha Engeline
Hujan teriakan masyarakat langsung ramai ketika kedua tersangka tiba di lokasi rekonstruksi

Hujan Teriakan di Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuha Engeline

Beritalamongan.com – Senin, (6 / 7 / 2015), Polresta Denpasar menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Engeline. Dua tersangka pembunuh Engeline yakni Margriet Megawe dan Agus Tay dihadirkan ke tempat kejadian perkara di jalan Sedap Malam, Denpasar untuk menjalani proses rekonstruksi.

Kedua tersangka datang dengan kendaraan yang berbeda. Margriet dibawa petugas dengan menggunakan kendaraan APC milik Sabhara Polresta Denpasar. Sedangkan Agus dibawa petugas dengan menggunakan kendaraan taktis jenis wolf milik Brimob Polda Bali.

Hujan teriakan masyarakat langsung ramai ketika kedua tersangka tiba di lokasi rekonstruksi. Teriakan berupa hujatan dan cemoohan terdengar keras dari salah satu masyarakat. Orang tersebut mengatakan, “hukum mati saja Margriet, jadi ibu kok kejam sekali pada anaknya!.

Selain kedua tersangka, petugas juga menghadirkan dua saksi yaitu sepasang suami istri yang pernah kos di rumah Margriet, Rahmat Handono dan Susiani. Kedua saksi tersebut didampingi P2PTPA Kota Denpasar. Kuasa hukum Agus, Haposan Sihombing dan Hotman Paris Hutapea juga terlihat mendampingi klienya. Sementara kuasa hukum Margriet belum juga terlihat meski klienya sudah dibawa masuk ke dalam tempat kejadian perakara. Kejaksaan Negeri Denpasar yang dipimpin oleh Kasi Pidum Kejari Denpasar Maha Agung juga terlihat di lokasi rekonstruksi kasus pembunuhan Engeline.

Rekonstruksi kasus pembunuhan Engeline dilakukan secara tertutup. Penjagaan yang sangat ketat dari puluhan dalmas yang dikerahkan terlihat berjaga di sekitar lokasi rekonstruksi. Dari informasi yang telah dihimpun, petugas telah menerjunkan satu kompi dalmas yang terdiri dari 90 personil untuk mengamankan lokasi rekonstruksi.

Pengamanan yang super ketat ini juga dimaksudkan untuk membantu memperlancar proses rekonstruksi. Petugas satlantas juga terlihat ikut bertugas di sekitar lokasi. Dari pagi tadi, petugas satlantas telah memberlakukan system buka tutup arus lalu lintas di sekitar lokasi. Dan pada saat rekonstruksi, petugas satlantas menutup arus lalu lintas.

Tidak kalah ramai dengan pada saat melakukan pra rekonstruksi, pada proses rekonstruksi kasus kematian Engeline pagi ini juga banyak masyarakat yang memadati lokasi rekonstruksi. Hujan hujatan dan cemoohan semakin meramaikan lokasi rekonstruksi.

Leave a Reply