Home >> Internasional >> Pria ini Menangis di Ruang Sidang, Diadili Teman SMP
Arthur sepertinya menyadari bahwa reuniya dalam kedaan yang memalukan

Pria ini Menangis di Ruang Sidang, Diadili Teman SMP

Beritalamongan.com – Bertemu dengan teman lama di suatu tempat dan di waktu tertentu bisa menjadi kejutan bagi kita. Seperti ketika kita bertemu dengan teman satu sekolah. Saat itu mungkin anda akan terkejut dengan perubahan wajah dan fisiknya. Bahkan mungkin perubahan peruntunganya.

Di Miami, Florida, Amerika Serikat ada sebuah reuni teman SMP yang tidak sengaja yang menghadirkan suka bercampur duka. Pengalaman tersebut dialami oleh Arthur Booth tersangka kasus pencurian yang sedang duduk di atas kursi pesakita. Dan yang membuat seisi ruangan siding terkejut adalah ketika sang hakim, Mindy Glazer, melontarkan pertanyaan kepada Arthur.

“tuan, apakah anda pernah merasa satu sekolah dengan saya?”

Seketika setelah mendapatkan pertanyaan tersebut, ekspresi Arthur langsung berubah. Terlihat matanya bersinar, tersangka kasus pencurian itu kemudian tersenyum hingga bahkan sempat akan tertawa. Namun kegembiraan Arthur berubah menjadi tangis.

Arthur sepertinya menyadari bahwa reuniya dalam kedaan yang memalukan. Teman satu sekolahnya menjadi hakim sementara dia dihakimi sebagai tersangka kasus criminal. Arthur langsung menutup kedua wajahnya sambil berkata ya tuhanku.

Mindy mengaku tidak malu meski teman satu sekolahnya berada di kursi pesakitan sebagai tersangka kasus pencurian. Wanita tersebut bahkan menceritakan kepada semua orang yang hadir di persidangan itu. Mindy menceritakan bahwa Arthur sebenarnya adalah pria yang baik.

Tetapi, di lubuk hati Mindy merasa sedih melihat kondisi temanya saat ini. Selama di masa sekolah, Arthur dianggapnya sebagai orang yang paling baik di sekolah. Mindy dibuat bertanya – Tanya kenapa Arthur bisa sampai berada disini?

Menurut pengakuan dari kerabat Arthur, Melisa Miller, dulu Arthur pernah mendapatkan beasiswa dan menjadi atlet yang potensial. Tetapi setelah Arthur mengenal narkoba, saat itu dia mulai kecanduan. Dari kecanduan itulah, Arthur mulai mengalami perubahan dan menjadi seorang kriminalis.

Atas kejadian yang terjadi di dalam ruang siding itu, Melisa membeberkan bahwa Arthur merasa sangat malu dan sangat menyesali hidupnya. Reuni dengan teman satu sekolah benar – benar terjadi di saat yang tidak terduga. Dihakimi oleh teman SMP, Arthur hanya bisa menangis.

Leave a Reply