Home >> Hukum Kriminal >> KPAI Bertandang ke Rumah Ibu Penggergaji Anak
satuan reserse criminal dari unit perlindungan perlindungan perempuan dan anak Polres Metro Jakarta Selatan bersama dengan KPAI bertandang ke rumah Ibu penggergaji anak

KPAI Bertandang ke Rumah Ibu Penggergaji Anak

Beritalamongan.com – beberapa hari terakhir kasus penganiayaan terhadap anak kembali terjadi. Seorang ibu yang tinggal di kompleks Cipulir Permai Blok W15, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diduga telah melakukan penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri. Akibat penganiayaan tesebut, sang bocah yang berusia 12 tahun mengalami sejumlah luka di tubuhnya bahkan dia mengaku telah bekas luka di bagian tangan kanannya karena digergaji ibu kandungnya sendiri.

Korban, GT (12), yang kini sudah berada di rumah aman di bawah perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pernah dilaporkan hilang oleh ibunya. Tetapi korban saat itu sebenarnya telah diamankan oleh KPAI. Proses pengamanan yang dilakukan oleh KPAI tersebut juga telah sesuai dengan prosedur dan sudah mendapatkan izin dari pihak terkait.

Guna mendalami kasus penganiayaan anak ini, satuan reserse criminal dari unit perlindungan perlindungan perempuan dan anak Polres Metro Jakarta Selatan bersama dengan KPAI bertandang ke rumah Ibu penggergaji anak, SRL (45).

Komisioner KPAI, Erlinda, mengungkapkan pertemuan dengan ibu penggergaji anak itu hanya untuk sharing tentang kondisi korban, GT sekarang ini.

“pertemuan kami hanya sharing saja. Saya juga memberi tahu sang ibu tentang kondisi anaknya sekarang dan diungsikan kemana dia .”ujar Erlinda usai bertemu dengan SRL pada Sabtu, (4 / 7 / 2015).

Pertemuan tersebut berlangsung selama satu jam. Selama sharing dengan pihak kepolisian dan KPAI, tidak terlihat adanya upaya dari ibu itu untuk menanyakan kondisi anaknya. Erlinda kemudian berinisiatif memberikan informasi atau gambaran tentang kondisi korban saat ini.

“SRL tidak menanyakan anaknya. makanya saya memberi tahu tentang kondisi anaknya sekarang ini,” ujar Elinda.

Selain tim dari KPAI dan Polres Jakarta Selatan telihat ada beberapa polisi berpakaian preman di sekitar kediaman SRL. Warga yang penasaran pun ikut berkerumun di sekitar gang yang menuju rumah terduga pelaku penganiayaan.

Kepada KPAI, korban mengaku telah dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri. Akibat penganiayaan tersebut GT mengalami trauma dan cacat. Dia mengaku tangan kanannya pernah digergaji oleh ibunya sendiri. Dia juga pernah kabur dari rumah dan bersembunyi di rumah tetangganya. Atas dasar inilah, KPAI kemudian melaporkan kasus penganiayaan yang dialami oleh GT ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Leave a Reply