Home >> Hukum Kriminal >> Polres Metro Jakarta Selatan Selidiki Laporan Penganiayaan Anak
gambar ilustrasi penganiayaan terhadap anak

Polres Metro Jakarta Selatan Selidiki Laporan Penganiayaan Anak

Beritalamongan.com – laporan penganiayaan terhadap anak kembali diterima oleh polisi. Kali ini, kasus kekerasan terhadap anak terjadi di Kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Kekerasan dialami oleh seorang anak laki – laki berusia 12 tahun dengan inisial GT. Dan yang sungguh disesalkan pelaku yang diduga melakukan tindak kekerasan tersebut adalah ibu kandungnya sendiri.

Dugaan sementara, tindak kekerasan terhadap anak laki – laki yang berusia 12 tahun itu telah terjadi selama bertahun – tahun. Bahkan dikabarkan pelaku yang nota bene adalah ibu kandungnya sendiri dengan tega menggergaji tangan anaknya.

Kasubag Humas Polda Metro Jaya Selatan Komisaris Aswin mengatakan kasus penganiayaan terhadap anak ini masih dalam penelidikan. Pihakya mengaku mendapatkan laporan tersebut pada hari senin kemarin (29 / 6 / 2015).

Guna mengungkapkan kebenaran laporan tesebut, polisi mengaku telah mengantongi keterangan dari sejumlah saksi. Para saksi tersebut merupakan orang yang tinggal di dekat lingkungan korban. Mereka antara lain seorang perempuan dengan inisial F, ketua RT setempat dan korban penganiayaan sendiri.

Mengenai keterangan yang menyebutan bahwa tangan korban telah digergaji oleh ibunya sendiri hingga kini masih belum bisa dipastikan kebenaranya. Jika dilihat dari kondisi tangan kananya, memang di sana ada sejumlah bekas luka. Tetapi belum bisa dipastikan bahwa bekas luka tersebut merupakan bekas digergaji. Untuk memastikanya, polisi akan melakukan visum terhadap korban.

Saat ini anak korban kekerasan tersebut telah di bawa ke rumah aman yang ada di bawah perlindungan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Korban sempat dilaporkan hilang oleh ibunya sendiri. Dalam laporanya sang ibu mengatakan bahwa anaknya sudah lama tidak pulang ke rumah.

Dari penuturan teman korban yang sering bermain denganya, G, korban memang sudah beberapa hari tidak terlihat keluar rumah untuk bermain. Mengenai sejumlah luka yang dialami oleh korban, G mengaku pernah melihatnya. Dia juga pernah menanyakanya tetapi korban tidak bersedia menjawab dan langsung lari kembali ke rumahnya. Di mata teman – temanya, korban selama ini dikenal sebagai anak yang baik. Korban juga tidak pernah berlaku buruk ketika bermain dengan teman – temanya.

Leave a Reply