Home >> Umum >> Mudik Pakai Matik
apakah motor matik aman digunakan untuk mudik?

Mudik Pakai Matik

Beritalamongan.com – Ramadan sudah memasuki hari ke 17, ini artinya dalam hitungan hari lagi musim mudik lebaran akan tiba. Bayak moda transportasi yang bisa dipilih pemudik untuk pulang kampong. Namun sepeda motor diperkirakan masih menjadi primadona bagi pemudik. Tahun ini pun diperkirakan jumlah pemudik yang menggunakan motor masih tinggi.

salah satu motor jenis matik diprediksi bakal menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan oleh para pemudik. Sebab, angka penjualan motor matik cukup tinggi di beberapa bulan terakhir ini. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatatkan penjualan motor matik padabulan mei kemarin sudah mencapai 363.080 unit atau 70 persen dari penjualan motor pada interval bulan itu didominasi oleh motor matik.

Pertanyaanya, apakah motor matik aman digunakan untuk mudik?

Ketika mudik, para pemudik yang menggunakan motor biasanya mengajak serta teman atau anggota keluarganya. Selain itu, mereka juga membawa sejumlah barang yang ditaruh di motor bahkan motor dimodifikasi dengan alat bantu tambahan agar barang – barang mereka banyak yang dibawa pulang.

Menurut Wedijanto Widarso, GM Technical Service Division AHM mengatakan bahwa mudik menggunakan tidak usah ragu. Motor matik sudah teruji. Tidak ada masalah menggunakan matik untuk mudik lebaran nanti.

Namun ada yang perlu diperhatikan saat mudik nanti yaitu pemudik tidak diperbolehkan untuk mengangkut lebih dari dua orang. Yang dimaksud disini adalah, di atas motor tersebut hanya ada rider dan juga boncenger. Membawa anak kecil di atas motor ketika mudik juga sangat riskan. Ketahanan tubuh anak kecil masih belum sekuat orang dewasa. Apalagi ketika menempuh perjalanan jauh rasa capek dan terkena angin bisa membuat tubuh mudah jatuh sakit.

Membawa penumpang lebih dari dua orang juga melanggar peraturan. Jika hal demikian diketahui oleh petugas maka teguran dan surat tilang akan didapatkan. Oleh karena itu, mudik dengan matik ataupun motor jenis lainya boleh – boleh saja asal mematuhui ketentuan yang berlaku.

Selain itu ketika mudik biasaya pemudik juga membawa sejumlah barang di atas motor. Menggunakan matik untuk mudik sambil membawa barang memang lebih praktis dari pada menggunakan motor tipe bebek ataupun sport. Kemudahan ini jangan sampai membuat pemudik membawa muatan yang berlebihan. Apalagi melakukan modifikasi untuk menambahkan bamboo atau alat lain di bagian belakang motor untuk digunakan sebagai tempat barang.

Kondisi tersebut bisa mengurangi keseimbangan motor. Beban yang terlalu berat juga akan membuat membuat rider mudah capek dan mesin motor juga mudah panas. Apalagi ketika pemudik melakukan perjalan lintas propinsi hingga bahkan lintas pulau. Sekedar tips, ketika mudik sebaiknya membawa barang seperlunya saja.

Leave a Reply