Home >> Bisnis >> Kerjasama LDII dan Bank Mandiri Syariah
kerjasama LDII dan Bank Syariah Mandiri

Kerjasama LDII dan Bank Mandiri Syariah

Beritalamongan.com – LDII dan Bank Syariah Mandiri melakukan penandatangan nota kesepahaman di Wisma Mandiri, Kebon Sirih, Jakarta. Kerjasama ini merupakan bukti bahwa Bank Mandiri Syariah mampu menguatkan Lembaga Keuangan Mikro dan permodalan UMKM. Selain itu, kerjasama ini diharapkan juga bisa mengembangkan produk syariah dan memberikan pendidikan ekonomi syariah.

Direksi Bank Syariah Mandiri, Agus Supriatna menyatakan pihaknya bersedia membantu para pengusaha baik dari kalangan islam maupun non islam. Agus menilai, kerjasama dengan LDII, salah satu ormas islam di indonesia ini adalah karena LDII memiliki potensi dan sejalan dengan misi Bank Syariah Mandiri.

Di beberapa wilayah, LDII dan Bank Syariah Mandiri sebenarnya juga telah melakukan kerjasama. Tetapi dengan adanya MoU ini, kerjasama mereka bisa menjadi lebih baik lagi. Nota kesepahaman antara LDII dan Bank Syariah Mandiri terdiri dari 2 pasal yaitu Pasal 1, maksud dan tujuan dari kerjasama. Pasal 2, mengenai ruang lingkup kerjasama.

Ruang lingkup yang tertera dalam MoU tersebut selain kerjasama pendidikan ekonomi berbasis syariah juga mengenai penguatan permodalan Lembaga Keuangan Mikro Syariah di lingungan LDII. Dalam MoU tersebut disebutkan pula kerjasama tentang pengalihan transaksi dari non syariah ke transaksi syariah.

Dengan kerjasama yang baik ini akan mendatangkan keuntungan bagi dua belah pihak. Bagi LDII, menjalain kerjasama dengan Bank Syariah Mandiri akan memudahkan mereka mendapatkan layanan akses pembiayaan syariah dan juga pendidikan ekonomi syariah sebagai contoh Bank Syariah Mandiri juga bersedia menjadi pemateri dalam seminar – seminar yang diadakan oleh LDII. Sementara bagi Bank Syariah Mandiri, kerjasama dengan LDII akan membantu meningkatkan nasabah.

Menurut Ashar Budiman, Koordinator Bidang Ekonomi Pemberdayaan Masyarakat DPP LDII, menambahkan melalui kerjasama ini diharapkan masyarakat bisa mengembangkan usahanya secara syari baik UMKM maupun usaha dalam skala besar. Bagi LDII, halal adalah yang utama dari pada murah tetapi haram. Dengan melakukan transaksi maupun permodalan lewat bank syariah, maka itu lebih baik karena yang syari sudah pasti bebas dari riba.

Leave a Reply