Home >> Hukum Kriminal >> Aneka Jajanan Wanita Pemandu Karaoke
gambar ilustrasi wanita pemandu karaoke

Aneka Jajanan Wanita Pemandu Karaoke

Beritalamongan.com – Pria berinisial D terpaksa berurusan dengan hukum setelah dia terbukti telah memperkerjakan 18 wanita muda sebagai pemandu karaoke. Yang menjadi masalah bukan karena pekerjaanya tetapi apa yang mereka jajakan saat memandu karaoke. Ke-18 wanita muda pemandu karaoke tersebut ternyata juga disuruh untuk melayani kebutuhan lainya para pelanggan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti menuturkan kedelapan belas wanita muda tersebut dipekerjakan sebagai Ladies Companion (LC) di salah satu tempat karaoke di Jakarta Barat. Di sana, mereka tidak hanya bekerja memandu para pelanggan untuk karaoke tetapi mereka juga melayani kebutuhan yang lainya.

Kedelapan belas wanita muda tersebut rata – rata masih 20 tahunan. Mereka datang dari berbagai daerah diantaranya Indramayu, Banyumas dan daerah lainya.

Menurut Krishna, kedelapan belas wanita tersebut ada yang bersedia melakukan profesi tersebut tetapi ada pula yang dipaksa melakukanya. Dalam prakteknya, pria berinisial D tersebut meminta mereka untuk menyetorkan sejumlah uang kepada kasir. Rata – rata dalam satu minggu, D berhasil mendapatkan Rp 10 juta. Sementara para wanita muda pemandu karaoke itu mendapatkan upah Rp 90 ribu per jam sebagai pemandu karaoke.

Pendapatan para wanita muda pemandu karaoke tersebut semakin bertambah apabila ada pria hidung belang yang meminta mereka untuk melayani nafsu birahinya. Untuk jajanan yang satu ini, mereka bisa mendapatakan uang Rp 2,5 juta per pelananan.

Selain diharuskan untuk menyetor uang ke kasir, mereka juga dikenai ptongan untuk sewa tempat, makan, make up. Total potongan yang diberikan bisa mencapai Rp 200 ribu per bulanya. Selama di Jakarta, kedelapan belas wanita muda pemandu karaoke tersebut ditampung di sebuah rumah yang beralamatkan di jalan Taman Sari X.

Atas tindakan menjual wanita muda pemandu karaoke tersebut, pria berinisial D ini akhirnya ditangkap petugas pada akhir Juni 2015 kemarin. Petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti seperti baju seragam, dua buah kondom, buku rekap kerja, satu unit mobil avanza dan uang tunai sejumlah Rp 5 juta.

Perbuatan D bisa dikenai Pasal 2 Undang – Undang No 21 tahun 2007 tentang pemberantasan perdagangan orang juncto Pasal 26 KUHP, Pasal 506 tentang pencabulan dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan.

Leave a Reply