Home >> Hukum Kriminal >> Korupsi Dana Bos Selama 3 Tahun, Mantan Kepsek Ditahan
gambar ilustrasi penahanan tersangka kasus korupsi

Korupsi Dana Bos Selama 3 Tahun, Mantan Kepsek Ditahan

Beritalamongan.com – Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) atau dana bantuan yang lain seharusnya bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan operasional sekolah bukan untuk kebutuhan pribadi guru, staf atau karyawan yang lain. Jika dana tersebut sudah diselewengkan maka sudah pasti pihak akan berurusan dengan hukum. Seperti yang terjadi di Bekasi. Kejaksaan Negeri Kota Bekasi harus menahan mantan Kepala Sekolah Dasar Mustikajaya 01 Bekasi, Agus Supriatna. Dia harus ditahan atas dugaan korupsi dana BOS selama tahun yakni mulai dari tahun anggaran 2012 hingga 2014. Selain itu, Agus juga diduga telah melakukan korupsi terhadap dana Bantuan Sosial pada tahun 2014.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Eri Syarifah mengatakan Agus diduga telah menggunakan BOS selama tiga tahun dan Bansos 2014 untuk kepentingan pribadinya. Berapa jumlah nominal yang telah dikorupsinya masih belum bisa dipastikan tetapi jumlah total dana bantuan yang telah diterimanya mencapai Rp 1 miliar.

Jumlah dan Bos selama tiga tahun dan Bansos 2014 yang telah diterima oleh Agus adalah Rp1.161.361.000. Diduga Rp 400 juta telah digunakan oleh Agus untuk kepentingan pribadi. Untuk sisanya lari kemana, masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kejaksaan.

Eri mengaku telah lama melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh mantan kepala sekolah dasar tersebut. Pihak kejaksaan juga telah memeriksa 15 saksi dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk mencari kelengkapan alat bukti.

Akibat korupsi dana Bos dan bansos oleh Agus, SD Mustikajaya 01 Bekasi tidak bisa merenovasi bangunan sekolahnya. Dana Bos yang diselewengkan juga tidak bisa diterima oleh mereka yang seharusnya berhak menerimanya.

Saat penahanan, status Agus sudah bukan menjadi kepala sekolah lagi. Dia hanya berstatus sebagai guru biasa di sebuah sekolah dasar. Atas tindakan korupsi dana Bos dan Bansos tersebut, Agus telah melanggar Undang – Undang No 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun kurungan. Biar bagaimana pun, mengambil yang bukan haknya tetaplah tidak dibenarkan. Oleh sebab itu, jika dugaan korupsi tersebut benar adanya maka pelaku berhak mendapatkan hukuman sesuai dengan undang – undang yang berlaku.

Leave a Reply