Home >> Nasional >> Djohar Tidak Hadir dalam Sidang Komite Etik PSSI
Djohar mangkir dari sidang komite etik PSSI

Djohar Tidak Hadir dalam Sidang Komite Etik PSSI

Beritalamongan.com – Semua pasti masih ingat saat mantan ketua umum PSSI Djohar Arifin memenuhi undangan dari Menpora Imam Nahrowi. Djohar yang datang kala itu sebagai ketua umum PSSI. Padahal masa jabatan Djohar telah selesai dan secara resmi telah digantikan oleh La Nyala Mataliti. Harusnya jika undangan tersebut ditujukan untuk ketua umum PSSI maka yang datang adalah La Nyala. Tetapi pada waktu itu malah Djohar yang datang.

Kedatangan Djohar memenuhi undangan Menpora sontak langsung menarik perhatian banyak orang. Sebab, Djohar semestinya sudah tidak ada lagi kaitanya dengan PSSI sekarang ini. Public dibuat bertanya – Tanya degan tingkah Djohar dan Menpora Imam Nahrawai. Ada apa sebenarnya dengan dipanggilnya Djohar tersebut?

Sesaat sebelum sidah Djohar pun menjelaskan ke pada awak media bahwa dia sendiri juga tidak tahu tentang maksud diundanganya pada pertemuan tersebut. Tentang materi apa yang akan dibahas dengan Menpora, Djohar mengaku juga tak tahu menahu.

Rasa penasaran public kemudian terjawab bahwa kedatangan Djohar memenuhi undangan Menpora tersebut adalah karena dirinya dianggap masih menjadi ketua umum PSSI sebelum jatuhnya SK Kemenpora terhadap PSSI. Sementara kongres luar biasa PSSI yang memilih La Nyala sebagai ketua umum baru digelar sehari setelah jatuhnya SK dari Kemenpora.

Atas tindakanya tersebut, Komite Etik PSSI kemudian menyidangkan Djohar. Agenda sidang harusnya digelar pada hari ini, Kamis (2 / 7 / 2015) pukul 15.00 WIB. Tetapi Djohar mangkir dari sidang komite etik PSSI.

Ketua Komite Etik PSSI, TM Nurlif mengatakan tidak ada konfirmasi dari Djohar apakah akan hadir memenuhi sidang atau tidak. Karena Djohar tidak hadir maka agenda sidang hanya diisi dengan pembahasan dan diskusi terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Djohar.

Komite etik PSSI tetap memberikan toleransi kepada Djohar. Namun sidang komite etik lanjutan terhadap Djohar diagendakan pada Rabu (8 / 7 / 2015) mendatang. Sidang akan mendegarkan pembelaan dan penjelasan dari Djohar.

Tindakan Djohar yang memenuhi undangan Menpora mengatasnamakan ketua umum PSSI dianggap melanggar ketentuan umum pasal 3 Kode Etik PSSI. Tindakan Djohar tersebut telah mencederai prinsip – prinsip yang harus dipegang teguh sebagaimana yang telah diatur dalam Kode Etik PSSI. Akibat tindakanya itu, Djohar dihadapkan pada sanksi yang berat. Salah satunya adalah pelarangan aktif di dunia pesepakbolaan seumur hidup.

Leave a Reply