Home >> Peristiwa >> Sopir Metromini Melarikan Diri Usai Bisnya Terguling di Kebayoran
bus Metromini S 69 jurusan Blok M – Ciledug mengalami kecelakan di atas jalan layang Kebayoran Lama

Sopir Metromini Melarikan Diri Usai Bisnya Terguling di Kebayoran

Beritalamongan.com – Rabu sore (1 / 7 / 2015), bus Metromini S 69 jurusan Blok M – Ciledug mengalami kecelakan di atas jalan layang Kebayoran Lama. Bus yang melaju dari arah Ciledug tersebut hilang kendali kemudian menabrak separator jalan dan terguling. Sesaat setelah terguling, sopir Metromini melarikan diri.

Polisi berhasil mengidentifikasi identitas sang sopir. Diketahui nama sopir bus metromini yang terguling itu adalah Ridlo. Hingga kini polilsi masih melacak keberadaan sang sopir yang kabur usai metromininya terguling.

Kepala Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Bakti Butar Butar mengatakan, “polisi saat ini masih melacak keberadaan sang sopir. Seperti yang diketahui kemarin sang sopir melarikan diri usai busnya terguling dan meninggalkan para korban yang mengalami luka lecet.”

Memang dalam kecelakaan kemarin, tidak ada korban atau penumpang yang mengalami luka serius. Pihak kepolisian yang melakukan pengecekan ke sejumlah rumah sakit juga tidak menemukan penumpang yang dirawat intensif. Saat melakukan pengecekan di tiga rumah sakit, petugas tidak menemukan korban. Sepertinya para korban atau penumpang telah bubar atau mungkin sudah keluar dari rumah sakit.

Bus metromini yang dikemudikan oleh Ridlo tersebut sebelum terguling tengah melintasi jalan layang Kebayoran Lama. Bus berangkat dari arah Cileduk dan sedang menuju arah Blok M. saat menuruni jalan layang, bus metromini tersebut hilang kendali dan kemudian menabrak pembatas jalan yang ada di sisi kanan jalan. Sang sopir bus, Ridlo, berusaha mengimbangi bus dengan cara membanting stir kemudi kea rah kiri. Namun naas, metromini tersebut malah menabrak separator jalan yang berada di tengah jalan. seketika itu bus Metromini terguling. Usai bus metromini yang dikemudikanya terguling, Ridlo kemudian melarikan diri dan meninggalkan para penumpang yang turut menjadi korban. Beruntung tidak ada penumpang yang mengalami luka serius akibat kejadian tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut dari petugas kepolisian tentang keberadaan sang sopir yang melarikan diri tersebut. Polisi juga belum membeberkan apakah penyebab hilangnya kendali bus tersebut karena kesalahan teknis atau karena ada factor yang lain.

Leave a Reply