Home >> Opini >> Naik Hercules, Penumpang Umum Bayar Rp 800.000
ingin naik Hercules maka membayar Rp 800.000

Naik Hercules, Penumpang Umum Bayar Rp 800.000

Beritalamongan.com – Peristiwa terjatuhnya pesawat Hercules milik TNI AU menguak sejumlah tabir yang mengejutkan. Salah satu yang terungkap adalah apabila penumpang umum ingin naik Hercules maka harus membayar Rp 800.000. tetapi Kepala Staf TNI AU Marsekal Agus Supriyatna menegaskan bahwa pesawat Hercules tidak dikomersilkan. Dia menambahkan dalam pesawat yang jatuh kemarin juga tidak ada korban dari warga sipil kecuali keluarga TNI sendiri.

“siapa yang bilang pesawat Hercules dikomersilkan membawa penumpang umum?. Kalau memang benar, buktikan kepada saya, biar nanti mereka semua saya pecat. Tidak ada itu yang namanya dikomersilkan. Ngarang itu semua.” Tegas Marsekal Agus.

Menurutnya, selain personil TNI memang dimungkinkan pula anggota keluarga TNI untuk ikut menumpang pesawat Hercules. Terkait daftar korban dalam pesawat Hercules yang jatuh kemarin, Marsekal Agus merinci ada 101 penumpang dan 12 kru di dalam pesawat tersebut.

Tetapi penjelasan dari Marsekal Agus kontras dengan keterangan yang disampaikan oleh keluarga korban. Seperti yang disampaikan oleh Brigadir Polisis S Sihombing, paman dari Ester Yosephine Sihombing dan Yunita Sihombing yang turut menjadi korban dalam peristiwa jatuhnya Hercules kemarin. Dia mengaku mereka harus membayar Rp 800.000 per orang. Padahal ayah kedua korban ialah Serda Sahata Sihombing yang sedang bertugas sebagai Babinsa di Koramil Ranai Kepulauan Natuna.

Pengakuan lain juga datang dari Tetdi Pakpahan tante dari Ivan Ganda Tua Situmorang. Korban saat itu juga ikut menumpang pesawat namun hingga kini jenazahnya masih belum teridentifikasi. Korban saat itu berangkat bersama dengan ayahnya, Marasi Situmorang dan juga harus membayar untuk penerbangan dengan pesawat Hercules itu.

Tetdi menuturkan korban naik pesawat Hercules atas anjuran temanya yang juga seorang tentara. Terkait dengan bayar – bayar itu menurut dia ada. Korban yang memilih menumpang pesawat Hercules bukan karena harganya yang lebih murah dari pada penerbangan konvensional tetapi dia lebih memilih Hercules karena lebih cepat.

Penuturan yang lain juga datang dari seorang perempuan yang tidak disebutkan namanya yang duduk di depan Tetdi. Wanita berkerudung tersebut juga masih menunggu kabar dari dua anak laki – lakinya yang turut menumpang pesawat Hercules milik TNI AU. Dia juga membenarkan bahwa kedua anaknya membayar Rp 800.000 per orang.

Leave a Reply