Home >> Nasional >> Daniel Johan: Tak Masalah KMP Masuk Kabinet Kerja
Beberapa partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) juga mendukung adanya reshuffle kabinet kerja

Daniel Johan: Tak Masalah KMP Masuk Kabinet Kerja

Beritalamongan.com – Wacana tentang reshuffle kabinet kerja terus berkembang bahkan semakin kuat setelah ada menteri yang melakukan penghinaan kepada presiden. Beberapa partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) juga mendukung adanya reshuffle kabinet kerja. Namun beberapa meminta agar tidak ada dikotomi parpol – nonparpol saat reshuffle nanti.

Daniel Johan, Wakil Sekretaris Jenderl Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengaku tidak mempermasalahkan jika ada perwakilan dari partai Koalisi Merah Putih (KMP) yang masuk dalam jajaran menteri Kabinet Kerja nanti.

“saya tidak mempermasalahkan apabila Presiden Joko Widodo memasukan perwakilan dari partai yang tergabung KMP ke dalam Kabinet Kerja. Yang penting tidak ada dikotomi parpol – nonparpol saat reshuffle nanti,” ungkap Daniel.

Daniel menilai kinerja dari Kabinet Kerja yang dari kalangan professional malah menunjukan hasil yang kurang optimal terutama di sector ekonomi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini mengalami penurunan, nilai tukar uang rupiah terhadap dollar semakin anjlok, inflasi dan berbagai harga kebutuhan pokok semakin tinggi akibatnya masyarakat semakin terbebani dengan kondisi tersebut.

“keterpurukan malah berasal dari menteri – menteri yang notabenya bukan dari kalangan politik. Mereka dinilai tidak memberikan memberikan kontribusi untuk mewujudkan cita dan janji presiden,” ungkap Daniel.

Selain PKB, Partai Nasdem yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) juga memiliki pendapat yang sama. Nasdem tidak mempermasalahkan jika dalam reshuffle nanti presiden memasukan perwakilan dari partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) ke dalam Kabinet Kerja.

“kami tidak mempermasalahkan jika nanti presiden mengangkat menteri dari partai lain di luar KIH untuk masuk ke Kabinet Kerja,” tandas Patrice Rio Capella, Sekretasir Jenderal DPP Partai Nasdem.

Rio juga meminta dalam reshuffle nanti tidak ada dikotom parpol – nonparpol. Menurutnya, jika presiden ingin mengajak orang – orang yang memiliki kapasitas dari parpol untuk bergabung dalam pemerintahan utnuk membangun bangsa dan Negara maka tak jadi masalah.

Arsul Sani, Juru Bicara Fraksi PPP mengatakan akan semakin bagus jika banyak parpol yang mendukung pemerintahan.

Leave a Reply