Home >> Gaya Hidup >> Pria Buruk Rupa Uganda Menemukan Tambatan Hati

Pria Buruk Rupa Uganda Menemukan Tambatan Hati

Beritalamongan.com – “Beast and Beauty” adalah kisah dongeng yang menceritakan tentang seorang pangeran buruk rupa yang menemukan cinta sejatinya. Dewasa ini, kisah pria buruk rupa menemukan cinta sejati ternyata ada di dunia nyata. Godfrey Baguma (47) yang menyandang predikat “Uganda’s ugliest man” atau pria paling buruk rupa di Uganda ternyata berhasil menemukan tambatan hatinya. Wanita tersebut adalah Kate Namanda (30). Pria buruk rupa tersebut kemudian mempersuntingnya.

Percaya?

Baguma mendapatkan predikat sebagai pria paling buruk rupa di Uganda pada tahun 2002 pada sebuah kompetisi. Wajahnya yang tidak simetris membuatnya tampak tidak seperti manusia normal pada umumnya. Kondisi langka yang dialami pria Uganda tersebut membuat bentuk wajah atau mukanya sangat berbeda.

Di Uganda sendiri, tidak banyak orang yang bersedia mengikuti kompetisi tersebut. Bagi pria 47 tahun tersebut, mendapatkan predikat buruk rupa bukanlah tujuan utamanya. Tetapi uang hadiah yang dijanjikan di kompetisi tersebut adalah yang paling ia butuhkan untuk keluarganya. Namun sayang, rumah tangga Baguma hanya bertahan sementara setelah ia mendapati sang istri berselingkuh dengan pria lain.

Sad ending?

Tentu tidak. Kisah pria buruk rupa Uganda juga memiliki akhir yang bahagia. Beberapa tahun setelah berpisah dengan istrinya. Akhirnya pria buruk rupa Uganda menemukan tambatan hati. Wanita yang bernama Namanda menjadi cinta sejati Baguma.

Baguma mengaku telah memadu kasih dengan Namanda selama empat tahun. Awalnya, Baguma tidak ingin orang lain tahu bahwa mereka memiliki anak dari pernikahan mereka. Sebab, Baguma khawatir Namanda akan dipisahkan darinya jika orang – orang mengetahui hubungan mereka.

Hal tersebut terbukti juga, Namanda yang sedang mengandung kemudian pergi meninggalkan pria buruk rupa Uganda. Tetapi karena cinta yang dimiliki oleh Namanda, dia akhirnya memutuskan untuk kembali lagi kepada Baguma.

Baguma kemudian mengatakan kepada Namanda bahwa dia tidak bisa memilih seperti apa rupa yang dia inginkan. Tetapi jika hal itu menjadikan beban, Baguma rela membiarkan Namanda pergi meninggalkanya.

Namanda kemudian mengatakan, “ketika menemukan pria yang tepat sebagai pasangan hidup, maka jangan dengarkan apa kata orang tetapi ikutilah suara hati. Uang dan rupa tidak pernah menjadi masalah.”

Kedua pasangan tersebut kemudian menikah pada tahun 2013. Saat ini mereka telah dikaruniai enam orang anak. Akhir yang bahagia mirip seperti kisah “Beast and Beauty”.

Leave a Reply