Home >> Hukum Kriminal >> Polda Bali Kembali Panggil Dua Saksi Kasus Engeline

Polda Bali Kembali Panggil Dua Saksi Kasus Engeline

Beritalamongan.com – Dalam kasus Engeline, Polda Bali telah menangkap dua tersangka yakni Agus sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Engeline dan Margriet Megawe sebagai tersangka dalam kasus penelantaran Engeline. Dalam kasus penelantaran anak ini, penyidik Polda Bali kembali panggil dua saksi.

Dua saksi yang dipanggil penyidik Polda Bali yakni Rahmat Handono, orang yang dulu pernah kos di rumah Margriet Megawe dan Francky Maringan, mantan pembantu yang bekerja mengurus hewan peliharaan Margriet Megawe.

Siti Sapurah, pendamping saksi dari P2TP2A Kota Denpasar, mengatakan kedua saksi tersebut kembali dipanggil ke Polda Bali karena urusan pemberkasan. Handono dipanggil karena belum tanda tangan terkait ketarangan yang telah disampaikan ke Penyidik. Sedangkan Francky dipanggil juga belum tanda tangan terkait barang bukti.

Sebelumnya, Francky telah memberikan keterangan kepada penyidik dan dari keteranganya itu Polisi kemudian melakukan rekonstruksi di rumah Margriet Megawe. Di sana diperagakan bagaiamana bocah berusia delapan tahun itu dipukul dengan bamboo.

Alat bukti bamboo, ember dan sejumlah alat bukti lainya telah diamankan oleh penyidik Polda Bali dan dimasukan dalam pemberkasan yang harus ditanda tangai oleh Francky. Jadi agenda pemanggilan Francky hari ini menurut Siti Sapurah adalah untuk tanda tangan terkait kesaksian yang disampaikan kepada penyidik. Saksi lain yang sebelumnya juga pernah dipanggil oleh Polda Bali yakni Yuliet dan Loraine telah memberikan tanda tangan. Jadi para saksi teresebut telah selesai dengan pemberkasan terkait dengan keterangan yang mereka berikan.

Sementara dalam kasus pembunuhan Engeline, saksi Rahmat Hardono telah dimintai keteranganya pada malam sebelumnya di Polresta Denpasar. Hardono memberikan keterangan terkait kesaksian lubang yang digali dua atau tiga minggu sebelum Engeline dilaporkan hilang dan kemudian ditemukan telah tidak bernyawa di dalam lubang tersebut. Kesaksian dari Handono ini juga digunakan oleh penyidik dalam kasus pembunuhan Engeline.

Dua nama tersangka sudah ditetapkan dan sudah mulai mengerucut tentang siapa pelaku sebenarnya yang telah membunuh Engeline. Di tempat terpisah, kuasa hukum Agus mengungkapkan bahwa klienya bukanlah pembunuh Engeline. Dalam kasus pembunuhan Engeline, Agus mengaku hanya sebagai tukang kubur Engeline sementara pelaku pembunuh sebenarnya adalah M.

Leave a Reply