Home >> Nasional >> Tiga Tawuran Dilaporkan Terjadi Dini Hari Tadi
gambar ilustrasi penangkapan pelaku tawuran di waktu sahur bulan ramadhan

Tiga Tawuran Dilaporkan Terjadi Dini Hari Tadi

Beritalamongan.com – Bulan suci Ramadhan biasanya dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga, tetangga atau sahabat. Kebetulan momen awal di bulan suci ini juga waktu libur awal puasa. Banyak para anak muda yang lama tidak bertemu dengan keluarga atau sahabatnya kemudian berkumpul sekedar melepas rindu atau saling bercengkrama.

Sikap saling menghormati dan saling toleransi baik sesama muslim maupun non muslim juga terpancarkan di bulan suci Ramadhan. Setidaknya di bulan puasa, sikap saling peduli antar sesama itu semakin kuat.

Namun anehnya di bulan suci Ramadhan ini masih banyak anak muda yang salah untuk memaknainya. Mereka malah asyik berkumpul dengan teman atau kelompoknya untuk melakukan hura – hura dan melakukan hal yang mudlorot hingga bahkan merugikan orang lain. Seperti yang dilakukan oleh para anak muda di tiga tempat berbeda ini. Tiga tawuran dilaporkan terjadi dini hari tadi.

Akun twitter resmi, TMC Polda Metro Jaya melaporkan tawuran pertama terjadi di daerah Sukapura, Jakarta Utara. Tawuran tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 02.50 WIB. Waktu di mana biasanya digunakan untuk makan sahur ini dan ibadah sepertiga malam ini malah digunakan para pelaku tawuran untuk melakukan hal yang mudlorot dan merugikan banyak orang. Salah satu pemilik akun lain berkomenter ada sejauh ini ada tujuh pelaku yang telah diamankan Polsek Cilincing Jakarta Utara.

Pengguna twitter lain melaporkan tawuran juga terjadi di daerah Pamulang. Sejumlah barang bukti yang gir, tali tambang dan sarung telah disita oleh petugas. Para remaja yang terlibat aksi juga telah diamankan oleh petugas.

Pukul 04.13 WIB menjelang subuh, tawuran antar pemuda kembali terjadi di daerah pintu keluar Tol Kodam Cawang, Jakarta Timur. Akibat tawuran tersebut, masyarakat dihimbau supaya berhati – hati ketika melintasi daerah tersebut. Dilaporkan, petugas telah dengan sigap menangai kasus tawuran antar pemuda tersebut.

Tawuran yang terjadi baik di bulan ramadhan maupun di bulan – bulan yang lain sangat tidak dibenarkan. Tawuran bukanlah jalan untuk menyelesaikan masalah tetapi malah membuat masalah semakin menjadi. Biasanya bila salah satu anggota atau kelompok ada yang mengalami terluka hingga bahkan mengalami kematian maka tawuran tetap akan terus dilakukan hingga bisa membalaskan dendam. Jika hal demikian tetap dilakukan malah akan membuat masalah yang tidak ada ujungnya.

Di bulan ramadhan ini, sejatinya merupakan bulan yang suci dan harus dimanfaatkan untuk mencari berkah dari sang maha kuasa. Segala kebaikan dilipat gandakan begitupun sebaliknya. Oleh sebab itu, lebih tawakal dan mendekatkan diri supaya hati menjadi lebih tenang. Dan yang terpenting selalu menjaga kerukunan antar sesama baik yang muslim maupun yang non muslim.

Leave a Reply