Home >> Umum >> Fenomena Air Laut Berubah Warna
Red tide adalah salah satu fenomena air laut yang berwarna merah. Perubahan warna ini disebabkan oleh ledakan populasi alga merah

Fenomena Air Laut Berubah Warna

Pada umumnya air laut berwarna biru jika dilihat dari kejauhan. Namun karena beberapa sebab, air laut juga bisa terlihat dengan warna yang berbeda. Salah satu penyebabnya adalah ledakan populasi alga.

Red tide adalah salah satu fenomena air laut yang berwarna merah. Perubahan warna ini disebabkan oleh ledakan populasi alga merah. Jenis alga yang satu ini memliki sel yang kaya pigemen phcoerythrin.

Boy Rahardjo Sidharta, peneliti alga dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta menuturkan jika jumlah populasi alga merah ini sedikit maka dampaknya pada air laut tidak akan kelihatan. Tetapi jika terjadi blooming yang dalam 1 mililiternya berisi ribuan hingga jutaan sel, maka akan sangat jelas terlihat perubahan warna air laut dengan mata telanjang. Ada berbagai penyebab ledakan populasi alga, mulai dari kandungan nutrien yang melimpah di laut hingga pemanasan global.

Pemanasan global bisa membuat suhu air laut meningkat. Akibatnya metabolism sel alga juga akan mengalami peningkatan sehingga reproduksi alga juga ikut meningkat. Jika reproduksi alga ini semakin meningkat maka mereka akan mendominasi perairan sehingga perairan pun berubah warna bisa menjadi merah, hijau, coklat atau warna yang lainya.

Apakah ledakan populasi alga ini merupakan bencana?

Ledakan populasi alga dalam kondisi tertentu bisa menjadi bencana. Sebab, populasi alga dalam jumlah besar membuat oksigen di dalam air akan berkurang. Akibatnya, ikan atau biota laut lainya akan kekurangan oksigen hingga bisa mengalami kematian.

Alga juga memiliki jenis yang beragam. Pada beberapa fenomena air laut, ada ledakan populasi alga dari jenis yang beracun tetapi tidak membuat air laut berubah warna. Jika alga jenis beracun ini yang mengalami peningkatan populasi maka harus segera diatasi. Sebab, racun dari alga tersebut bisa membuat biota laut mengalami keracunan. Dampak terburuknya juga bisa membunuh manusia.

Untuk mengatasi ledakan populasi alga beracun ini bisa dengan menebar sebuk kimia di perairan tersebut. Sebuk kimia ini bisa menekan pertumbuhan alga. Namun, cara ini kurang ramah dan malah menyebabkan masalah lain di dasar laut.

Selain penggunaan serbuk kimiawi tersebut, hingga saat ini belum ditemukan cara lain yang lebih efektif untuk mengatasi blooming alga beracun. untuk mengantisipasi dampak buruk pada manusia, biasanya hanya ada himbauan untuk tidak mengkonsumsi produk laut dari perairan yang dilanda blooming alga beracun.

Leave a Reply