Home >> Berita Jatim >> Meski Tidak Merugi, PT Petrokimia Gresik Mendesak KP3 Serius Soal Pupuk Palsu
Bareskrim Mabes Polsri dan Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil menggerebek pabrik pembuat pupuk palsu di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik

Meski Tidak Merugi, PT Petrokimia Gresik Mendesak KP3 Serius Soal Pupuk Palsu

Bareskrim Mabes Polsri dan Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil menggerebek pabrik pembuat pupuk palsu di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresik. Meski tidak merugi, PT Petrokimia Gresik mendesak Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) di daerah untuk lebih serius menyikapi soal pupuk palsu.

Yusuf Wibisono selaku Manager Humas PT Petrokimia Gresik mengatakan terkait pupuk palsu ini pihaknya tidak mengalami kerugian tetapi masyarakat petanilah yang paling banyak dirugikan.

“mengenai kerugian, kami tidak dirugikan soal pupuk palsu tersebut. Sebaliknya petanilah yang paling dirugikan,” ujar Yusuf. Oleh karena itu, PT Petrokimia Gresik mendesak kinerja KP3 lebih ditingkatkan lagi dengan membuka akses informasi yang lebih luas di daerah. Selain akses informasi yang diperluas, edukasi terhadap petani juga harus ditingkatkan supaya mereka bisa lebih jeli mengetahui mana pupuk yang asli dan mana pupuk yang palsu.

Sebagian besar kejadian di lapangan, pupuk yang dipalsukan adalah pupuk organic. Sementara untuk pupuk kimiawi sangat jarang dipalsu. Sebab bahan – bahan untuk membuat pupuk kimiawi palsu harus didatangkan dari luar tidak seperti pupuk organic yang bisa dengan mudah didapatkan sehingga pupuk organic mudah untuk dipalsukan.

Seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, penggerebekan pabrik pembuat pupuk palsu di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Gresek yang dilakukan oleh tim Bareskrim Mabes Polri dan Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil menyita 350 ton pupuk phosphate dolomite dan 30 ton zat perwarna yang semuanya itu digunakan oleh sang pemilik pabrik, Arifin (43), untuk membuat pupuk palsu. Tim gabungan juga menyita 30 ton pupuk palsu yang siap kirim.

Melihat betapa banyaknya pupuk palsu yang diproduksi oleh pabrik ini, tentu bisa diperkirakan sendiri berapa keuntungan yang diraup oleh Arifin. Namun sebaliknya, bisa dibayangkan berapa banyak kerugian yang dialami oleh petani apabila menggunakan pupuk palsu tersebut.

Pupuk adalah bagian penting dari pertanian. Pupuk sangat dibutuhkan oleh petani khususnya untuk masa tanam. Hadirnya pupuk ini bisa membuat tanaman lebih subur sehingga hasil panen juga akan bertambah. Namun bila pupuk palsu yang belum diuji standarnya ini digunakan oleh petani, bisa dibayangkan berapa kerugian yang dialami oleh petani bahkan seluruh negeri ini sebab stok pangan negeri ini juga bergantung pada hasil panen petani.

Leave a Reply