Home >> Berita Jatim >> Akses Jalan Ditutup, Warga Pesantren Demo PG Pesantren Baru

Akses Jalan Ditutup, Warga Pesantren Demo PG Pesantren Baru

Jalan Pesantren X merupakan akses jalan warga Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, untuk menuju ke jalan raya. Jalan ini sebelumnya juga digunakan warga untuk menuju ke makam umum desa setempat. Namun akses jalan yang strategis ini kemudian ditutup oleh Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru. Warga yang merasa kesal kemudian berorasi di depan perkantoran PG Pesantren Baru.

Pagi tadi, Sabtu (20 / 6 / 2015) warga Kelurahan Pesantren kembali melakukan demo untuk kali kedua. Ratusan warga berbondong – bondong berkumpul di depan perkantoran PG Pesantren Baru menolak penutupan jalan Pesantren X.

Warga berorasi dengan membawa berbagai poster yang berisi tuntutan sekaligus cacian untuk jajaran pimpinan PG Pesantren Baru. Beberapa poster berisi pesan, ”GM Pesantren Baru tamu tak diundang. Buka matamu bro. jalan Pesantren X jangan ditutup. Buka jalan harga mati.”

Ratusan warga kelurahan Pesantren yang berdemo didominasi oleh ibu – ibu dan anak kecil. Mereka meminta agar GM Pesantren Baru bersedia untuk menemui mereka. Namun meski sudah berorasi lama, GM PG Pesantren baru tetap tidak bersedia menemui para pendemo.

Jalan Pesantren X sebenarnya sudah ada sejak lama. Jalan tersebut juga bukan merupakan milik pabrik gula pesantren baru. Namun pada bulan Maret 2015, PG Pesantren Baru menutup akses jalan Pesantren X.

Alasan PG Pesantren Baru menutup akses jalan Pesantren X adalah karena mereka berdalih akan menggunakan jalan tersebut untuk melakukan perbaikan perumahan PG Pesantren Baru. Dari informasi yang dihimpun dari warga, hari ini PG Pesantren Baru melakukan perbaikan perumahan. Rencananya mereka akan melakukan penembokan terhadap perumahan PG Pesantren Baru.

Mengetahui hal tersebut, warga kemudian berorasi di depan perkantoran PG Pesantren Baru dan menuntut agar akses jalan Pesantren X kembali dibuka. Aksi orasi warga kelurahan Pesantren ini mendapatkan pengawalan ketat dari aparat keplisian dan security pabrik PG Pesantren Baru. Aksi orasi ini merupakan aksi kedua yang dilakukan oleh warga yang menolak akses jalan Pesantren X ditutup.

Leave a Reply