Home >> Berita Jatim >> Pawai Anak Yatim Menyambut Ramadhan

Pawai Anak Yatim Menyambut Ramadhan

Bulan suci Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh berkah dan ampunan. Datangnya bulan untuk menuju kemenangan ini selalu disambut dengan suka cita oleh semua umat muslim. Tidak mereka orang dewasa saja yang bergembira dengan datangnya bulan suci Ramadhan ini, tetap anak – anak juga sangat antusias dengan datangnya bulan ramadhan ini. Seperti yang terlihat pada pagi hari tadi, selasa (16 / 06 / 2015) terlihat pawai anak yatim piatu menyambut Ramadhan.

Pawai anak yatim piatu terlihat berbaris rapi memadati jalan protocol Gresik sambil membawa spanduk yang bertuliskan pesan penting dan juga diiringi musik patrol. Sebelum pawai dimulai, ratusan anak yatim piatu berdialog terlebih dahulu dengan H. Abdul Hamid, Ketua DPRD Gresik dan Djumanto, Ketua komisi A.

Selepas berdialog, para peserta pawai kemudian berbaris rapi sesuai dengan kelompoknya masing – masing. Mereka kemudian berkeliling alun – alun kota. Dengan iringan musik patrol, rebana dan kentongan mereka membacakan salawat, takbir dan dzikir. Tak lupa mereka juga poster besar dengan tulisan “ojo lali poso rek, wayahe poso” atau dalam bahasa indonesia artinya jangan lupa untuk berpuasa, sekarang saatnya puasa. Berbagai pesan bermanfaat lainya juga mereka bawa seperti pesan untuk zakat.

Salah satu pengasuh panti asuhan yang juga turut dalam pawai tersebut, Aris Munandar menuturkan kegiatan pawai anak yatim piatu ini merupakan kegiatan untuk menyemarakan datangnya bulan yang penuh berkah dan ampunan, bulan suci ramadhan. Menurutnya, pawai ini merupakan kegiatan rohani yang rutin mereka gelar setiap kali momentum bulan suci ramadhan datang.

Pawai anak yatim piatu menyambut ramadhan ini juga dinilai sebagai hal yang positif menurut H. Abdul Hamid, Ketua DPRD Gresik. Sebab kegiatan rohani tersebut selain untuk menyemarakan datangnya bulan suci ramadhan juga merupakan warisan tradisi yang harus tetap dilakukan dan dijaga kelestarianya. Ini berarti pawai anak yatim piatu menyambut ramadhan ini didukung oleh pemerintah setempat untuk tetap terus dilaksankan sebagai bagian dari tradisi.

Leave a Reply