Home >> Peristiwa >> Bus Rombongan Peziarah Tabarak Rombongan Pesepeda

Bus Rombongan Peziarah Tabarak Rombongan Pesepeda

Hari minggu (14 / 06 / 2015) sebenarnya adalah hari yang bahagia bagi Santoso (45) warga dusun Mojosari, desa Ringinsari, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri untuk berkumpul dan bersepeda bersama teman – temanya. Dengan sepeda kesayanganya, dia beserta rombongan pesepeda lain kemudian melintasai jalan raya Kediri – Nganjuk. Di tengah suka cita mengayuh pedal sepeda, hal yang di luar agenda terjadi pada mereka. Sebuah bus rombongan peziarah wali songo menghantam mereka dari arah depan.

Akibat dari insiden tersebut, beberapa peseda mengalami luka – luka. Sungguh malang nasib Suroso, hantaman keras bus rombongan peziarah membuatnya langsung meregang nyawa di tempat kejadian.

Menurut keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula ketika bus pariwisata Sony Jaya bernomor polisi AG 7439 UR melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi. Bus yang disopiri oleh M. Ali Yunu, warga Jalan Mejangan 55, dusun Paken Tambanan, berusaha mendahului mobil yang ada di depanya. Di saat yang sama, dari arah berlawanan Santoso beserta rombongan pesepeda yang lain melintas menuju kecamatan Grogol.

Bus yang terlanjur ambil jalur kanan dan posisinya juga terlalu ke kanan mengakibatkan kecelakan tidak dapat dihindarkan. Bus rombongan peziarah wali songo langsung menerjang rombongan peseda. Saking kerasnya hantaman bus rombongan peziarah tersebut, satu orang langsung tewas sementara pesepeda yang lain mengalami luka – luka.

Melihat kejadian tersebut, warga langsung menghubungi Polsek Mojoroto. Petugas kemudian mengamankan bus beserta dengan sang sopir. sementara satu orang pesepeda yang tewas di tempat kejadian langsung di larikan ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

Hingga berita ini ditulis, polisi tengah mendalami kasus ini dengan meminta keterangan dari sopir bus dan juga para saksi untuk mengetahui kronologis kecelakaan. Bus yang telah merenggut nyawa satu orang pesepeda itu kini telah diamankan petugas di pos polisi Mrican.

Kejadian ini sungguh mengejutkan banyak pihak. Hari minggu yang seharusnya hari libur yang penuh bahagia harus dilalui dengan penuh duka cita kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Begitu pun dengan rombongan peziarah, yang seharusnya minggu ini adalah bisa berziarah ke wali songo terpaksa harus ikut merasakan kesedihan karena kejadian yang di luar prediksi ini.

Leave a Reply