Home >> Olahraga >> Timnas Indonesia U-16 dan U-19 Resmi Dibubarkan

Timnas Indonesia U-16 dan U-19 Resmi Dibubarkan

“Kalah dengan situasi yang tidak bisa dilawan”, itulah yang kini menjadi nasib para masyarakat sepak bola nasional khususnya bagi para pemain dan para pelatih. Intervensi dari pemerintah melalui Kemenpora terhadap PSSI berbuntut diturunkanya sanksi dari FIFA. Kondisi ini membuat sepak bola indonesia mati suri dari seluruh kejuaraan sepak bola internasional.

Dengan dijatuhkanya sanksi ini, indonesia sudah terisolasi dari seluruh aktivitas sepak bola internasional. Beruntung, FIFA masih bermurah hati mengizinkan timnas U-23 berlaga di SEA Games. Sanski dari FIFA ini bisa saja dicabut asalkan pemerintah mencabut SK pembekuan terhadap PSSI. Apabila pemerintah masih enggan menarik kembali SK pembekuan PSSI maka ajang SEA Games ini menjadi laga sepak bola internasional terakhir yang bisa diikuti oleh indonesia.

Karena sudah tidak bisa lagi mengikuti berbagai turnamen sepak bola internasional, pelatih terpaksa membubarkan timnas indonesia U-16 dan U-19.

“kami terpaksa membubarkan Timans Indonesia U-16 dan U-19 karena tidak ada event internasional yang bisa kami ikutir,” ujar Fachri Husaini, Pelatih timnas.

Padahal dalam waktu dekat sebenarnya ada dua event internasional bergengsi yang bakalan mereka ikuti yakni Piala AFF dan AFC. Namun sanksi yang urung dicabut ini, membuat timnas U-16 dan U-19 tidak bisa mengikuti drawing. Dipastikan indonesia hanya bakal menjadi penonton di rumah saja.

Hal itu sangat menyakitkan bagi semua lapisan masyarakat bola, mulai dari pemain, pelatih, official bahkan mereka yang berada di luar lapangan yang juga mengais rezeki dari even sepak bola juga kena imbasnya.

Meski kondisi sudah seperti ini, menpora seperti masih bersikeras tidak akan mencabut SK pembekuan terhadap PSSI. Menpora bahkan terlihat mengambil kesempatan dengan kondisi ini. Setelah membentuk tim transisi, mereka kini mulai mempersiapkan berbagai turnamen sesuai dengan blueprint yang sudah mereka buat sebelumnya. Dalam waktu dekat, mereka akan mengadakan piala presiden yang akan diikuti oleh klub peserta ISL.

Beberapa klub mengaku sudah mendapatkan tawaran atau undangan untuk mengikuti turnamen tetapi mereka juga belum menentukan sikap apakah akan mengikuti atau tidak. Meski piala presiden ini digelar namun tidak akan ada arah untuk sepak bola internasional karena indonesia sudah jelas tidak akan bisa mengikuti event – event internasional.

Atas kondisi yang menyakitkan ini, beberapa klub besar ISL yang namanya sudah diperhitungkan di kancah sepak bola internasional memilih untuk bubar seperti yang dilakukan oleh Persipura.

Leave a Reply