Home >> Nasional >> Polisi Pariwisata Kembali Diaktifkan di Semarang
Polisi Pariwisata Kembali Diaktifkan di Semarang

Polisi Pariwisata Kembali Diaktifkan di Semarang

Setelah vakum karena kekurangan personil, kini Polres Semarang kembali mengaktifkan Polisi Pariwisatanya. Polisi Pariwisata atau dikenal juga dengan Satuan Pengamanan Obyek Vital (Obvit) memiliki tugas untuk mengamankan obyek wisata yang ada di Kabupaten Semarang. Beberapa obyek wisata yang bakalan kedatangan Polisi Pariwisata antara lain Ambarawa, Kopeng dan Bandungan.

Ada yang terlihat berbeda dari penampilan polisi pariwisata dengan polisi pada umumnya. Polisi pariwisata terlihat mengenakan sergam dengan lengan panjang berwana coklat tua. Di bagian atas penutup saku dan ujung lengan menggunakan warna merah hati. Penampilan mereka semakin sempurna dengan tambahan dasi warna merah hati yang mengikat kerah baju mereka.

Menurut AKBP Latif Usman, Kapolres Semarang, “karena keterbatasan personil, polisi pariwisata sempat dinonaktifkan selama beberapa tahun. Karena sekarang sudah ada tambahan personil lagi, maka kini polisi pariwisata kembali diaktifkan.”

Menurutnya hadirnya polisi pariwisata ini adalah tuntutan terhadap peran polisi di masyarakat. Jadi polisi tidak hanya sebagai penegak hukum semata tetapi polisi juga memiliki peran untuk melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat. Kehadiran polisi pariwisata di beberapa objek vital juga diharapkan untuk menambah kenyamanan dan keamanan wisatawan ketika berkunjung ke Semarang.

Kapolres Semarang menambahkan, “jika ada polisi di area tersebut, orang bisa bertanya kepada polisi. Minimal apabila ada polisi di area tertentu orang akan merasa lebih aman.”

Karena polisi pariwisata ini merupakan unit baru maka sementara ini mereka masih belum memiliki kelengkapan operasional seperti mobil patroli khusus. Jadi sementara ini mereka masih memanfaatkan mobil unit patroli yang ada.

Menurtu Kapolres Semarang, AKBP Latif Usman, sementara ini jumlah personil polisi pariwisata yang aktif ada 11 personil. Dan semua personil polisi pariwisata dibawah unit sabhara.

Dengan menerjunkan polisi pariwisata di objek – objek vital seperti di objek pariwisata maka pengunjung akan merasa lebih aman dan nyaman. Ketika para wisatawan dari luar semarang tidak tahu arah jalan, maka mereka juga bisa meminta bantuan polisi untuk menunjukan arah yang benar. Dengan begini tidak akan ada lagi tipu menipu di jalan ketika tersesat atau tidak tahu arah harus kemana.

Leave a Reply