Home >> Berita Jatim >> Nada Tinggi Risma untuk Pengedar Narkoba

Nada Tinggi Risma untuk Pengedar Narkoba

Lagi, nada tinggi Tri Rismaharini, Walikota Surabaya ini kembali keluar. Setelah dulu pernah dikeluarkan untuk panitia penyelenggara es krim gratis yang merusak tanaman hijau di kota kini nada tinggi Risma dikeluarkan untuk para pengedar narkoba.

Hari ini, Sabtu (13 Juni 2015) Tri Rismaharini hadir dalam prosesi pemusnahan narkoba di Balai Kota Surabaya. Pada acara tersebut, dihadirkan pula lima orang tersangka pengedar narkoba. Setelah pemusnahan narkoba secara simbolis, walikota perempuan itu kemudian mendatangi kelima tersangka.

Risma yang terlihat sangat geram dengan kasus narkoba, dengan nada tinggi langsung menyuarakan isi hatinya, “kalian ini sama saja dengan membunuh anak bangsa. Coba bayangkan kalau korban kalian ini anakmu sendiri atau keluargamu sendiri, apak kamu masih tega?”

Walikota Surabaya ini mengungkapkan akan terus mengibarkan bendera perang terhadap narkoba. Menurutnya narkoba adalah musuh yang harus dijauhi. Dia bahkan menandaskan bahwa para pelajar tidak boleh mendekati narkoba. Bahkan jika ada dari pelajar yang memiliki keinginan di hati saja bakal dia larang.

Risma sangat berharap edukasi tentang narkoba melalui kurikulum antinarkoba bisa efektif untuk mengubah cara pandang para pelajar tentang bahaya narkoba. Kurikulum antinarkoba rencananya akan mulai diterapkan pada tahun depan.

Pada prosesi pemusnahan narkoba itu selain dihadiri Tri Rismaharini, juga disaksikan oleh Kapolrestabes Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjug Perak Surabaya, Danrem 084 Bhaskara Jaya dan tokoh masyarakat Surabaya.

Adapun berbagai bahan terlarang yang dimusnahkan antara lain 42 kilogram narkoba golongan I jenis daun ganja kering, 2,1 Kilogram sabu dan 9,995 pil ekstasi. Selain itu ada pula 25 jerigen yang berisi minuman keras.

Untuk narkoba jenis daun ganja kering, sabu dan pil ekstasi dimusnahkan dengan cara di bakar dalam mesin pembakaran khusus. Sedangkan untuk 25 jerigen yang berisi minuman keras dan ratusan botol minuman keras dibuang ke dalam saluran pembuangan air yang ada di sekitar Balai Kota Surabaya.

Perang terhadap narkoba harus terus dilakukan oleh semua pihak. Tidak hanya oleh Tri Rismaharini, kepolisian atau pun pihak sekolah tetapi juga oleh seluruh masyarakat.

Leave a Reply