Home >> Gaya Hidup >> Kesehatan >> Awas Bahaya Pijat Injak Punggung

Awas Bahaya Pijat Injak Punggung

Ketika mengalami pegal, capek atau lelah karena aktivitas seharian, biasanya pada malam hari banyak orang tua meminta anaknya untuk memijat punggung dengan cara diinjak. Melakukan pijat injak punggung jika dilakukan dengan tepat oleh ahlinya memang bisa memberikan rileksasi yang luar biasa. Tetapi jika asal dilakukan dengan menginjaknya bisa berbahaya bagi kesehatan.

Pijat injak punggung sebenarnya adalah salah satu terapi pijat Shiatsu dari Jepang. Secara praktek memang terlihat mirip seperti melakukan gerakan menginjak punggung saja. Tetapi ditangan sang ahli shiatsu ini pijat injak punggung akan memberikan sensasi yang nyaman dan pegal atau capek pun akan hilang.

Akan tetapi jika pijat injak punggung ini dilakukan dengan asal injak saja maka bisa mengakibatkan resiko bergesernya tulang punggung. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Arif Soemarjono, SpKFR, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi.

Menurut penuturanya, dia dulu pernah menerima pasien yang mengalami masalah dengan tulang punggungnya. Runtut penyebabnya adalah sang pasien selama 15 tahun terakhir sudah melakukan pijat injak punggung sendiri di rumah dengan bantuan anaknya yang berbobot 50 Kg sementara berat sang ayah hanya 65 Kg. selama beberapa tahun memang belum ada masalah tetapi kemudian tiba – tiba dia merasakan ada yang salah dengan tulang punggungnya. Setelah dilakukan pemerikasaan ternyat tulang punggunya sudah bergeser.

Terapi shiatsu atau injak punggung sebenarnya ada tekniknya. Jadi Arif tidak menyarankan untuk mencoba melakukan pijat injak punggung sendiri tanpa bantuan dari sang ahlinya. Apalagi meminta bantuan dari sang anak yang hanya asal injak.

Dia menambahkan jika ingin melakukan pijat, lakukan pijat dengan tangan saja. Tetapi jangan sampai melakukan pijat tetpat di tengah punggung atau di tulang belakang. Cukup pijat di bagian pinggir – pinggir punggung saja.

Pijat atau urut sebenarnya bukan solusi untuk mengatasi semua masalah seperti cedera, terkilir, patah tulang atau nyeri sendi. Untuk beberapa masalah tersebut sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk mengetahui perawatan yang tepat untuk menyembuhkanya.

Leave a Reply