Home >> Umum >> Regenerasi Tubuh Manusia yang Hilang

Regenerasi Tubuh Manusia yang Hilang

Beberap makhluk hidup bisa menumbuhkan kembali bagian tubuh mereka yang hilang. Sebagai contoh tumbuhan. Ketika cabang atau rantingnya di pangkas maka akan tumbuh lagi ranting yang baru. Begitu pula pada beberapa hewan seperti cicak. Ketika dalam keadaan darurat, cicak akan memutuskan ekornya untuk mengelabuhi pemangsa. Namun beberapa hari kemudian ekor yang baru bisa tumbuh lagi.

Lalu bagaimana dengan manusia? Apakah manusia tidak memiliki kemampuan untuk regenerasi tubuh manusia yang hilang?

Kehilangan salah satu anggota bagian tubuh adalah sesuatu yang mengerikan. Pasalnya tubuh manusia tidak memiliki kemampuan untuk menumbuhkan kembali bagian tubuh yang hilang. Beberapa orang bisa mendapatkan kembali anggota tubuh yang hilang melalui donor. Sebagai contoh cangkok ginjal atau hati. Asalkan organ si pendonor dan yang menerima identik maka organ tersebut bisa diterima oleh tubuh tetapi juga melewati berbagai proses yang rumit terlebih dahulu.

Memang ada cara untuk menumbuhkan sel tetapi belum ditemukan cara untuk menempelkan sel yang tumbuh itu ke bagian yang rusak. Dr. Harald Ott bersama dengan tim Massachusetts General Hospital telah berusaha untuk menempelkan sel tumbuh tersebut. Mereka memulai proses tersebut dengan meluruhkan sel – sel hidup dari alat gerak seperti kaki dan tangan.

Proses peluruhan sel dilakukan dengan merendam alat gerak tersebut ke dalam cairan khusus. Setelah selnya meluruh, yang tersisa hanyalah cangkangnya saja. Cangkang tersebut kemudian diberi sel dari orang yang membutuhkan alat gerak tersebut.

Cangkan yang sudah diberi sel kemudian dimasukan ke dalam reactor biologis dan diberi nutrisi agar sel bisa tumbuh dengan baik. Setelah lima hari, diberikan ransangan listrik agar otot – ototnya tumbuh. Dua minggu kemudian alat gerak tersebut telah memiliki otot dan sel pembuluh darah.

Proses peluruhan yang sama sebelumnya juga pernah dilakukan oleh Dr. Harald Ott bersama dengan tim Massachusetts General Hospital. Tetapi proses peluruhan tersebut dilakukan pada jantung dan ginjal tikus. Untuk alat gerak baru pertama ini mereka coba lakukan.

Leave a Reply