Home >> Wisata >> Kuliner >> Rahasia Sedapnya Kerak Telor

Rahasia Sedapnya Kerak Telor

Kerak telor, siapa warga ibu kota yang tidak kenal dengan makanan tradisional ini. kerak telor merupakan makanan khas betawi yang masih eksis hingga saat ini. banyak penjual yang mejajakan makanan ini disekitar monas dan beberapa destinasi wisata lainya.

Kerak telor seakan juga sudah menjadi ikonya makanan saat perayaan ulang tahun kota Jakarta tiba. Disetiap momen perayaan ulang tahun kota Jakarta, selalu diadakan Pekan Raya Jakarta yang mana di sana banyak penjual yang menjajakan kerak telor.

Begitu pula di acara Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) 2015 beberapa waktu yang lalu. banyak para pedagang yang menjajakan makanan khas dari Jakarta terutama kerak telor. Namun tidak semua pembuat kerak telor bisa membuat kerak telor dengan rasa yang sedap. Ada rahasia sedapnya kerak telor khas betawi ini.

Menurut penuturan Epi, salah satu penjual kerak telor, untuk bisa membuat kerak telor yang sedap diperlukan teknik khusus untuk pembuatanya. Salah satu rahasia kesedapanya adalah penggunaan tungku arang. Api dan asap dari tungku bisa membuat rasa dan aroma dari kerak telor manjadi lebih sedap dari pada kerak telor yang dibakar di atas api dari kompor atau alat yang lainnya.

Sedapnya kerak telor memang bisa tercium dari bahan – bahan yang meleleh saat dibakar. Beras dan telor sebagai bahan utamanya melumer dan menyatu. Aroma dari kedua bahan tersebut juga sangat sedap tercium selama proses pemasakan.

Kerak telor yang sedap dibakar dengan tungku arang dengan api yang kecil. Meski waktu memasaknya lebih lama namun cara memasak seperti ini bisa membuat kerak telor matang dengan maksimal. Asap dan api juga berperan penting untuk membuat aroma dari kerak telor semakin sedap. Nah uniknya, wajan yang digunakan untuk memasak kerak telor juga kerap kali dibalikan ke arah api tungku arang supaya aroma dari kerak telor semakin sedap. Saking sedapnya orang yang berada di tempat lain pun bisa mencium aroma dari kerak telor yang sedang dimasak.

Leave a Reply