Home >> Gaya Hidup >> Kesehatan >> Penyebab Mata Panda

Penyebab Mata Panda

Lingkaran hitam di bawah mata atau biasa disebut juga dengan mata panda bagi wanita ini sangat mengganggu penampilan mereka. Kalaupun ditutupi dengan make up, sementara bisa tidak kelihatan namun jika make upnya dihapus mata panda kelihatan lagi.

Pendapat umum penyebab mata panda ini adalah karena kurang tidur atau kualitas tidur yang kurang baik. namun penyebab mata panda tidak hanya itu, penyebab mata panda ternyata lebih kompleks lagi. Ingin tahu apa saja penyebab mata panda? Berikut ulasan selengkapnya untuk anda:

  1. Penuaan

Tidak dapat dipungkiri, meskipun dilakukan usaha macam apa saja manusia tetap akan mengalmai penuaan. Ketika sudah mencapai usia tertentu, kulit mata seseorang akan mengalami kemuduran elastisitas akibatnya akan muncul lingkaran hitam atau mata panda pada orang tersebut.

  1. Stress

Stress bisa mengakibatkan jam tidur dan kualitas tidur seseorang menjadi berkurang akibatnya mata panda akan muncul di bagian bawah mata.

  1. Memar

Memar bisa mengakibatkan mata panda muncul di sekitar kelopak mata anda. memar ini bisa disebabkan benturan atau bisa juga karena terlalu sering menggosok kulit di sekitar mata. Akibatnya lingkaran hitam atau mata panda bisa muncul di sekitaran mata tersebut.

  1. Genetic

Genetic atau keturunan adalah salah satu penyebab mata panda. Jika keluarga anda, entah itu orang tua atau nenek moyang anda memiliki masalah mata panda maka kemungkinan besar anda juga akan memiliki mata panda.

  1. Pengobatan

Beberapa orang yang sedang menjalani pengobatan bisa mengakibatkan produksi hormon yang meningkat. Peningkatan hormon ini bisa membuat pembuluh darah membesar sehingga menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata atau disebut juga mata panda.

Nah, beberapa hal di atas adalah penyebab mata panda. Jika anda juga mengalami mata panda anda juga harus tahu penyebabnya apa. Jika diakibatkan stress kemudian kualitas dan kuantitas tidur anda berkurang maka sebaiknya anda segera mengatasi stress anda agar anda bisa kembali tidur dengan nyaman dan tenang. Jika ternyata bukan disebabkan oleh stress maka sebaiknya anda pergi ke dokter untuk pemeriksaan yang lebih lanjut.

Leave a Reply