Home >> Hukum Kriminal >> Pil Karnopen Meluas Hingga Pedesaan di Tuban

Pil Karnopen Meluas Hingga Pedesaan di Tuban

Polres Tuban tak gentar terus melakukan upaya untuk memberantas narkoba atau pun jenis – jenis obatan terlarang lainya di wilayah mereka. Sudah beberapa kali Polres Tuban melakukan penangkapan terhadap para pelaku peredaran narkoba. Salah satu obat – obatan terlarang pil daftar G jenis karnopen adalah yang saat ini menyebar hingga ke pedasaan di Tuban.

Menurut kepolisian, peredaran pil karnopen ini telah meluas hingga ke pedesaan dan sasaran para pengedar pil karnopen ini adalah para pemuda. Tidak hanya yang sudah berlangganan, mereka juga mencari para pengguna baru pil karnopen.

Polisi dari Polres Tuban yang telah bergerak ke pedasaan kembali berhasil menangkap dua orang pengedar pil karnopen di pedasaan di Kecamatan Palang dan Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Kedua pelaku ini di duga telah lama mengedarkan pil karnopen di wilayah tersebut.

Masing – masing pengedar yang berhasil ditangkap berinisial MSA 26 tahun warga desa Lohgung, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. MSA berhasil diringkus saat melakukan transaksi pil karnopen di Desa Glodok, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Petugas dengan sigap langsung menciduk MSA.

Pelaku yang satunya lagi berinisial SA 39 tahun warga Desa Sumurgung, Kecamatan Kota Tuban. SA berhasil ditangkap di Dusun Tarakan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Tuban. Selain berprofesi sebagai pengedar, SA juga memiliki profesi sebagai tukang kayu.

Polres Tuban berhasil mengamankan barang bukti pil karnopen sebanyak 110 butir dan uang tunai Rp 547.000 dari MSA. Dari tangan pelaku SA, Polres Tuban berhasil mengamankan barang bukti 181 butir pil karnopen dan uang Rp 651.000 yang diduga merupakan uang hasil penjualan pil karnopen.

Para pengedar tersebut mengaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 2.000 perbutir dari pil karnopen yang berhasil mereka jual. Untuk harga pil karnopen dari Bandar mereka di beri harga Rp 18.000 per butir. Jadi para pelaku tersebut menjual kembali pil karnopen dengan harga Rp 20.000.

Pelaku MSA mengaku mendapat stok pil karnopen dari C yang berasal dari Lamongan. Sedangkan pelaku SA mengaku mendapatkan pil karnopen dari S warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Tuban. Saat ini kedua bandar tersebut masuk dalam daftar pencarian orang Polres Tuban.

Leave a Reply